Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Laporan Meningkat Drastis: Dinas KBPPPA Gresik Tangani 442 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Sepanjang 2025

Fajar Yuliyanto • Sabtu, 22 November 2025 | 18:27 WIB

EDUKASI : KBPPPA Gresik ters melakukan edukasi kepada masyarakat.
EDUKASI : KBPPPA Gresik ters melakukan edukasi kepada masyarakat.

RADAR GRESIK – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik merilis data penanganan kasus kekerasan yang menunjukkan angka signifikan sepanjang tahun 2025.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Gresik mencatat telah menangani sebanyak 442 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Meskipun angka laporan terlihat tinggi, Kepala Dinas KBPPPA Gresik, dr. Titik Ernawati, menilai hal ini sebagai indikator positif dari keberhasilan edukasi yang gencar dilakukan pemerintah daerah.

Baca Juga: Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Muatan Bahan Baku Cat Terguling di Duduksampeyan Gresik

“Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin berani menjadi pelopor dan pelapor. Semoga dengan naiknya kunjungan ke UPT PPA Gresik menunjukkan bahwa edukasi kita bersama kepada masyarakat berhasil,” kata dr. Titik, mengindikasikan tumbuhnya keberanian masyarakat untuk melaporkan kasus yang dialami.

Kepala UPT PPA Gresik, Ratna Faizah, menekankan bahwa pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan tanggung jawab kolektif.

Menurutnya, peran keluarga, masyarakat, dan lembaga sangat vital untuk menciptakan lingkungan yang aman.

Baca Juga: Perkuat KLA, Dinas KBPPPA Gresik Luncurkan Gerakan Ruang Bersama Indonesia

“Pencegahan kekerasan harus dimulai tidak hanya ketika kasus terjadi. Namun dengan membangun kesadaran, memperkuat pola pengasuhan positif, dan penguatan keluarga,” ujar Ratna.

UPT PPA juga melakukan kolaborasi multipihak, mengembangkan keterampilan hidup anak dan remaja, serta mendorong perubahan nilai budaya yang masih mendukung kekerasan.

Ratna Faizah menjelaskan, UPT PPA Gresik memberikan layanan yang cekatan, cepat, akurat, komprehensif, dan terintegrasi.

Baca Juga: Perangi Kekerasan Dini, Dinas KBPPPA Gresik Gencarkan Sosialisasi Perlindungan Perempuan dan Anak di Sekolah

Layanan tersebut mencakup pengaduan, penjangkauan kasus, pengelolaan kasus, mediasi, penyediaan rumah aman, pendampingan korban, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan bagi korban. 

“Kami memastikan akses layanan bagi korban dapat diakses dengan mudah, tanpa diskriminasi,” imbuhnya.

Dengan semakin kuatnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, KBPPPA Gresik berharap angka kekerasan dapat terus ditekan, dan kesadaran masyarakat dalam melindungi perempuan dan anak di lingkungan sekitar terus meningkat. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#ibu dan anak #Dinas KBPPPA #gresik #PEREMPUAN #aduan #kekerasan