Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Diiringi Lagu Gugur Bunga, Prabowo Berdoa di Depan Sumur Maut Lubang Buaya

Hany Akasah • Rabu, 1 Oktober 2025 | 18:44 WIB
Upacara bendera dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila
Upacara bendera dalam rangka Hari Kesaktian Pancasila

RADAR GRESIK - Suasana penuh khidmat menyelimuti Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, pada Rabu (1/10) di jakarta Timur. Presiden Terpilih Prabowo Subianto hadir untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila.

Dalam momen tersebut, Prabowo mengadakan doa di depan Sumur Maut Lubang Buaya, situs bersejarah di mana tujuh Pahlawan Revolusi gugur dalam peristiwa G30S/PKI 1965. Kehadirannya sebagai bentuk penghormatan bagi para pejuang yang rela mengorbankan nyawa demi mempertahankan ideologi bangsa.

Momen ini dilakukan usai upacara peringatan Kesaktian Pancasila 2025 rampung. Prabowo berjalan menuju Monumen Pancasila Sakti yang berada di belakang lapangan upacara.

Wapres Gibran mendampingi di belakangnya. Lagu Gugur Bunga ciptaan Ismail Marzuki mengiringi langkah mereka ke Sumur Maut.

Saat doa dipanjatkan, lagu perjuangan Gugur Bunga yang ciptaan Ismail Marzuki terdengar mengiringi, menambah kekhidmatan prosesi dan kembali mengingat pengorbanan para pahlawan.

Kesaktian Pancasila merupakan peristiwa yang mengenang penculikan Jenderal A.H. Nasution, Letnan Jenderal Ahmad Yani, Mayor Jenderal R. Soeprapto, Mayor Jenderal M.T. Harjono, Mayor Jenderal S. Parman, Brigadir Jenderal D.I. Pandjaitan, Brigadir Jenderal Soetojo S, Letnan Satu Czi P.A. Tendean, Tertembaknya Brigadir Polisi Tingkat I K.S. Tubun, serta tertembaknya Ade Irma Suryani Nasution.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti ini menjadi momentum untuk merenungkan nilai-nilai kebangsaan. Melalui doa dan penghormatan di Lubang Buaya, diharapkan generasi penerus bangsa terus menjaga persatuan serta kesetiaan pada Pancasila sebagai dasar negara.

Editor : Hany Akasah
#prabowo #lubang buaya #kesaktian pancasila #gugur bunga #Sumur #Indonesia