RADAR GRESIK - Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, menyampaikan apresiasi dan keprihatinannya atas situasi konflik antara Iran dan Israel yang turut berdampak terhadap warga negara Indonesia (WNI) di wilayah tersebut.
Dalam pernyataannya, Ning Lia sapaan akrabnya menilai langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam memulangkan WNI adalah wujud nyata dari tanggung jawab negara terhadap keselamatan warganya di luar negeri.
"Kita semua tentu bersedih jika terjadi perang atau tragedi kemanusiaan, meskipun itu bukan terjadi di negara kita. Tapi ini menyentuh nurani, karena korban konflik selalu manusia-manusia tak berdosa. Indonesia harus terus menyerukan pentingnya perdamaian dunia,” ujar Ning Lia, Senin (23/6).
Sebagai senator yang dikenal vokal dalam isu-isu kemanusiaan dan perdamaian global, Ning Lia sapaan akrab Lia Istifhama menegaskan konflik di Timur Tengah bukan hanya soal geopolitik semata, tetapi juga tragedi kemanusiaan yang berdampak lintas negara, termasuk pada WNI yang tengah menjalankan tugas atau menimba ilmu di luar negeri.
"Langkah Presiden Prabowo untuk memulangkan WNI dari wilayah konflik bukan hanya bentuk kepedulian, tapi juga refleksi kekuatan ikatan interpersonal dan diplomatik Indonesia yang harus terus dijaga," tambahnya.
Menurut Ning Lia, peran masyarakat juga penting dalam menyampaikan informasi jika memiliki keluarga atau kerabat yang berada di kawasan konflik. Sinergi antara pemerintah, keluarga WNI, dan masyarakat luas bisa memastikan keselamatan dan evakuasi dilakukan secara cepat dan tepat sasaran.
Ning Lia mendorong agar Indonesia terus aktif dalam forum-forum internasional, baik melalui jalur diplomatik maupun gerakan masyarakat sipil untuk menyerukan gencatan senjata dan penyelesaian konflik secara damai.
“Sudah menjadi kewajiban moral kita sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan untuk turut serta menyerukan perdamaian dunia. Jangan sampai Indonesia suatu saat mengalami kondisi yang sama. Maka langkah preventif dan nilai-nilai kemanusiaan harus terus ditanamkan di semua lini,” tandasnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pemulangan sejumlah WNI dari kawasan konflik antara Iran dan Israel, menyusul eskalasi yang meningkat di wilayah tersebut. Langkah ini disambut positif berbagai kalangan, termasuk tokoh-tokoh legislatif dan kemasyarakatan.
“Kita patut bersyukur, para WNI bisa kembali dengan selamat. Ini bukti bahwa negara hadir saat rakyatnya membutuhkan. Semoga langkah ini menjadi contoh konkret kepedulian kemanusiaan di tingkat global,” pungkas Ning Lia. (han)
Editor : Hany Akasah