Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Senyum Ceria Anggota DPD RI Lia Istifhama Hangatkan Surabaya, Serap Aspirasi Ekonomi Kerakyatan, Ingatkan Kesejahteraan Semua

Hany Akasah • Sabtu, 26 April 2025 | 01:37 WIB

 

PENJELASAN: Ning Lia Istifhama memberikan penjelasan tentang pertanyaan masyarakat
PENJELASAN: Ning Lia Istifhama memberikan penjelasan tentang pertanyaan masyarakat

RADAR GRESIK - Sosok ceria dan penuh semangat, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal Provinsi Jawa Timur, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendengarkan aspirasi masyarakat.

Kali ini, melalui kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat (ASMAS) Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), ia menggelar dialog bertajuk "Ekonomi Kerakyatan  yang Berkeadilan" di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Taruna Surabaya, Kamis (24/4/2025) malam.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik sosok ceria Ning Lia, terdapat komitmen kuat untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat, terutama di Jawa Timur, melalui dialog dan kolaborasi yang konstruktif.

Acara yang dihadiri lebih dari 150 peserta dari berbagai elemen masyarakat, organisasi kemahasiswaan, dan relawan Sahabat Ning Lia di Jawa Timur ini, menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan gagasan, keluh kesah, dan kritik terkait kondisi ekonomi terkini. Dengan senyum khasnya, Ning Lia, yang akrab disapa Ning Lia, menciptakan suasana dialog yang hangat dan terbuka, membuat peserta merasa nyaman untuk menyampaikan aspirasi mereka.\

Sebagai Anggota Komite III DPD RI, Ning Lia menegaskan pentingnya memperkuat ekonomi berbasis kerakyatan sebagai jalan menuju keadilan sosial dan pemerataan kesejahteraan. "Ekonomi kerakyatan bukan sekadar jargon. Negara harus hadir nyata dalam kebijakan publik dan praktik pembangunan. Kesejahteraan bukan milik segelintir elite, tapi harus menyentuh lapisan terbawah masyarakat," ujarnya dengan nada penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah peserta.

Ning Lia, yang dikenal dengan pembawaannya yang ceria dan dekat dengan masyarakat, merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan suara rakyat, terutama di daerah, didengar dan diakomodasi dalam proses pengambilan keputusan negara. Dialog yang berlangsung interaktif ini menjadi bukti nyata komitmennya.

KOMPAk Ning Lia Istifhama bersama relawannya usai Asmasda di Stai Taruna Surabaya.
KOMPAk Ning Lia Istifhama bersama relawannya usai Asmasda di Stai Taruna Surabaya.

Berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi topik utama diskusi. Mulai dari akses permodalan, pelatihan keterampilan, hingga digitalisasi, peserta menyampaikan keluh kesah mereka.

Ning Lia dengan sabar menanggapi satu per satu masukan tersebut, menjelaskan berbagai inisiatif legislasi dan pengawasan yang sedang ia perjuangkan bersama DPD RI.

"Kami sebagai Anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI mendorong adanya regulasi ekonomi kerakyatan yang berpihak pada pelaku UMKM, usaha kecil masyarakat, dan investasi masyarakat. Saya mendorong kerja sama antar-daerah untuk kolaborasi produk lokal. Dan yang terpenting, dalam setiap kunjungan kerja, saya selalu menekankan agar masyarakat tidak terjerat investasi bodong atau pinjol ilegal," tegasnya.

Ning Lia juga menghadirkan praktisi investasi, Choirul Anam, S.Pd., M.M., untuk memberikan edukasi tentang investasi yang benar dan legal. Choirul Anam mengingatkan pentingnya literasi keuangan dan kewaspadaan terhadap praktik investasi ilegal.

"Investasi itu penting, tapi literasi harus lebih dulu. Banyak masyarakat tergiur iming-iming keuntungan cepat dan akhirnya terjerumus pada investasi bodong. Negara harus hadir melalui edukasi yang masif, dan kita semua punya tanggung jawab mengawal," jelas Anam, yang juga menyoroti ketimpangan akses ke pasar keuangan.

Dengan pembawaannya yang ceria namun tetap serius, menutup kegiatan ASMAS dengan komitmen untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui laporan resmi kepada MPR RI. "Mari kita mengawal bersama, berkolaborasi bersama dalam mewujudkan ekonomi yang adil sesuai jiwa Pancasila dan amanat Undang-undang 1945 Pasal 33," pungkasnya. (han)

Editor : Hany Akasah
#aspirasi masyarakat #asmas #anggota dpd ri #Lia Istifhama #Ning Lia #ekonomi kerakyatan