RADAR GRESIK - Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 telah selesai digelar. Berbagai evaluasi terus dilakukan. Seperti yang dilakukan Komisi I DPRD Gresik.
Komisi yang membidangi urusan hukum dan pemerintahan ini memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gresik.
Pemanggilan ini dilakukan untuk melakukan evaluasi terhadap serapan anggaran yang bersumber dari APBD Gresik.
"Hearing ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan anggaran serta efektivitas pelaksanaan Pemilu Kepala Daerah serentak tahun 2024," ujar Ketua Komisi I DPRD Gresik M. Rizaldi Saputra.
Sesuai laporan KPU, dari total pagu anggaran dari APBD Gresik sebesar Rp 65,68 miliar, hingga November realisasinya sebesar Rp 48,85 miliar.
"Jumlah ini naik cukup besar dari laporan realisasi Oktober 2024 lalu. Dimana realisasi anggaran saat itu baru mencapai Rp 21,28 miliar," terangnya.
Begitu juga dengan Bawaslu. Mereka mendapat anggaran dari APBD Gresik sebesar Rp 19,16 miliar. Hingga Desember realisasinya mencapai Rp 15,36 persen.
"Jumlah ini juga melonjak cukup besar dibanding laporan realisasi per 22 November sebesar Rp 11,09 miliar," ungkapnya.
Terkait hal ini, pihaknya meminta agar KPU dan Bawaslu melaporkan kembali secara detail Rincian Kegiatan Belanja (RKB) sampai dengan akhir tahun anggaran 2024.
"Kami minta pada 24 Desember atau Selasa pekan depan KPU dan Bawaslu menyampaikan rinciannya kepada kami," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I Elvita Vetty pada hearing ini menyinggung soal rendahnya partisipasi pemilih yang hanya 66 persen. Jauh lebih rendah dibanding Pilkada periode sebelumnya yang mencapai 81 persen.
“Jika melihat nominal anggaran dan capaian parmasnya, ini patur disayangkan,” ujarnya.
Menanggapi hal ini, Sekretaris KPU Kabupaten Gresik Dedeng Haryanto menjelaskan bahwa serapan anggaran yang bersumber dari APBD 2024 memang meningkat drastis pada November.
Saat itu, tahapan Pilkada 2024 cukup padat. Mulai dari sosialisasi, penyuluhan, hingga bimbingan teknis badan adhoc KPU.
"Proses penyusunan SPJ juga tidak langsung selesai. Mengingat padatnya kegiatan," ungkapnya saat dikonfirmasi awak media.
Ia menambahkan, pihaknya siap melaksanakan seluruh rekomendasi yang telah disampaikan Komisi I DPRD Gresik. "Yang pasti kami sudah melaksanakan anggaran sesuai dengan prosedur," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq