RADAR GRESIK - Memasuki Masa Reses Sidang I Tahun 2024-2029 yang berlangsung dari 6 Desember 2024 hingga 20 Januari 2025, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom, menghadirkan konsep reses yang berbeda. Dalam periode reses ini, anggota Fraksi PDI Perjuangan Dapil X (Gresik-Lamongan) memilih Edu Wisata Lontar Sewu di Desa Hendrosari, Gresik, sebagai lokasi kegiatan.
"Jadi dalam kegiatan reses tidak hanya bertemu konstituen, tetapi bisa sekaligus mempromosikan destinasi wisata lokal yang memiliki potensi besar," ujar Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom.
Hal ini berbeda dengan kegiatan reses yang digelar anggota DPR RI pada umumnya. Dimana biasanya reses dikemas secara konvensional dengan menghadirkan konstituen dalam forum resmi di bawah tenda, lengkap dengan kursi dan sistem suara.
Namun, Mbak Nila, sapaan akrab Nila Yani, justru memberikan pengalaman berbeda kepada peserta reses dengan membawa mereka ke lokasi wisata. Ia bahkan menggratiskan tiket masuk dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk menikmati berbagai wahana permainan di tempat tersebut.
"Pada reses kali ini, pesertanya adalah pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), kelompok sadar wisata (Pokdarwis), serta pelaku ekonomi kreatif," ungkapnya.
Ia menjelaskan, dengan konsep ini diharapkan ada interaksi langsung antara pelaku usaha lokal dan wisata lokal. Sehingga bisa memperluas jaringan dan memperkenalkan produk unggulan masing-masing.
"Pilihan konsep reses ini memang menggabungkan pendekatan formal dengan promosi wisata dan ekonomi kreatif. Sehingga bisa berkembang bersama," kata dia.
Selain UMKM dan Pokdarwis lokal, pihaknya juga menghadirkan Disparekrafpora, Pokdarwis Kabupaten Gresik, dan organisasi kepemudaan dari Kecamatan Menganti.
"Kami berharap keterlibatan banyak pihak ini memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mendukung pembangunan daerah secara holistik," imbuhnya.
Sementara itu, Nursolin, salah satu peserta reses mengaku sangat senang dengan konsep yang diusung Nila Yani. Menurutnya, kegiatan reses yang dilaksanakan di tempat wisata memberikan manfaat ganda.
Selain menyerap aspirasi masyarakat, acara ini juga menjadi sarana promosi wisata yang efektif bagi Kabupaten Gresik.
“Reses ini sangat positif karena mempromosikan potensi lokal yang selama ini kurang terekspos,” ujarnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq