RADAR GRESIK - Produktivitas pertanian di Pulau Bawean terus mendapat perhatian serius dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan DPRD Gresik. Hal ini tampak dari kunjungan Fraksi Gerindra DPRD Gresik yang memantau langsung proses bongkar muat pupuk subsidi di Pelabuhan Gresik, Senin (9/12). Mereka memastikan kelancaran distribusi pupuk untuk mendukung para petani di Pulau Bawean.
Dua anggota Fraksi Gerindra, Wakil Ketua DPRD Gresik Lutfhi Dawam dan Anggota Komisi II Ricke Mayumi, terjun langsung untuk memantau distribusi 500 ton pupuk bersubsidi. Jenis pupuk yang dikirim adalah Urea dan NPK, yang sangat dibutuhkan petani untuk menunjang produktivitas lahan mereka.
Menurut Ricke Mayumi, perhatian khusus terhadap distribusi pupuk ini merupakan bagian dari program nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto.
"Program ketahanan pangan menuju swasembada pangan menjadi prioritas utama, termasuk di daerah terpencil seperti Pulau Bawean," ujarnya.
Ricke juga menegaskan bahwa Fraksi Gerindra akan terus mengawal pengiriman pupuk bersubsidi agar tepat sasaran.
"Pulau Bawean sebagai wilayah strategis dengan lahan pertanian yang luas, sehingga kebutuhan pupuk subsidi di sana cukup besar, terutama pada musim tanam," kata dia.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gresik Lutfi Dawam menjelaskan bahwa pengiriman pupuk ke Pulau Bawean bukanlah hal yang mudah. Lokasi pulau yang berjarak 152 kilometer dari daratan Gresik harus ditempuh melalui jalur laut.
"Tantangan utama adalah kondisi cuaca buruk yang bisa menghambat pelayaran," ungkapnya.
Sejauh ini, Lutfi mengungkapkan bahwa sudah ada 1.500 ton pupuk bersubsidi yang berhasil dikirim ke Pulau Bawean. Jumlah ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan petani dan mendukung musim tanam mereka.
"Mudah-mudahan dengan ketersediaan pupuk ini, hasil panen petani bisa meningkat," ujarnya.
Selain itu, Lutfi berharap ada koordinasi yang baik antara pemerintah, DPRD, dan distributor pupuk untuk memastikan distribusi berjalan lancar.
"Sinergi yang baik akan mengatasi kendala logistik dan memastikan kebutuhan petani terpenuhi tepat waktu," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq