Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi mengatakan, pihaknya bangga dapat terus mendukung prestasi olahraga Indonesia.
"Kami ucapkan selamat kepada para atlet yang telah berjuang membawa nama Indonesia di tingkat internasional,” kata Wakil Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Jenpino Ngabdi usai penyerahan apresiasi kepada atlet peraih medali emas cabang olahraga panjat tebing Veddriq Leonardo dan Pelatih.
Jenpino menuturkan, PTFI terus berkomitmen mendukung kemajuan olahraga Indonesia khususnya di Papua. Langkah nyata yang dilakukan antara lain mendirikan stadion Mimika Sports. Complex di Timika, mendirikan pusat pelatihan sepak bola untuk anak-anak yaitu Papua Football Academy (PFA) serta menyelenggarakan Freeport Grassroot Tournament di Jayapura dan Gresik untuk memberikan kesempatan anak-anak mendapatkan pengalaman bertanding sepak bola.
"Selain itu, PTFI juga mendirikan Papua Athletics Center yang merupakan pusat pelatihan atletik di Mimika, Papua Tengah, dikelola bersama oleh Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) dengan tujuan untuk mengembangkan bakat atlet muda dari Papua," tandasnya.
Ditempat yang sama, Chief de Mission Kontingen Indonesia Olimpiade Paris 2024 Anindya Novyan Bakrie menyampaikan apresiasi kepada sejumlah perusahaan, antara lain Bank Mandiri, Pertamina, Freeport Indonesia, Real Estate Indonesia, Amman Mineral Nusa Tenggara, Bumi Resources, Energi Mega Persada dan Sinarmas yang telah memberikan bonus sebagai bentuk dukungan terhadap prestasi olahraga Indonesia. Diharapkan dukungan sektor usaha terus berlanjut ke depan agar semakin meningkatkan prestasi olahraga di kancah internasional
"Nilai bonus yang diberikan untuk peraih medali emas Rp 1 miliar untuk atlet dan pelatih Rp 500 juta, sedangkan peraih perunggu Rp 350 juta beserta pelatihnya Rp 150 juta," kata Nindya.
Penerima bonus adalah peraih medali emas Atlet Angkat Besi Rizki Juniansyah, Atlet Panjat Tebing Veddriq Leonardo, dan peraih medali perunggu dari cabang Bulu Tangkis Tunggal Putri Gregoria Mariska Tunjung, beserta pelatih masing masing.
Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo mengatakan dalam membangun prestasi olahraga dibutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk dunia usaha karena untuk menghasilkan atlet berprestasi diperlukan dukungan biaya.
"Semoga dukungan seperti ini terus berlanjut karena ke depan kita juga mulai bersiap menyambut Olimpiade 2028 yang kita harapkan bisa berprestasi lebih dari saat ini," kata Dito.