RADAR GRESIK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gresik telah melantik ribuan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih). Mereka mulai terjun ke lapangan pada Senin (24/6) lalu.
Ketua KPU Gresik, Akhmad Taufik mengatakan petugas pantarlih yang jumlahnya mencapai 3.594 orang telah dilantik Senin (24/6) lalu.
"Usai dilantik mereka langsung memulai tugasnya melakukan coklit ke rumah-rumah warga," ujar Ketua KPU Gresik, Akhmad Taufik.
Ia menjelaskan, petugas pantarlih akan bekerja melakukan coklit selama satu bulan penuh.
"Proses coklit akan berlangsung mulai 24 Juni sampai 25 Juni mendatang," terang Ketua KPU Gresik, Akhmad Taufik.
Menurut dia, para petugas pantarlih diminta untuk mendatangi seluruh rumah warga untuk melakukan validasi data pemilih.
"Dalam proses coklit pantarlih akan mencatat bila ada pemilih yang belum terdaftar. Kemudian, memperbaiki data pemilih jika tidak cocok serta mencoret pemilih yang tidak memenuhi syarat," tandasnya.
Kemudian, memberikan tanda bukti pendaftaran serta mengisi dan menempel stiker di bagian depan rumah.
"Kami minta petugas Pantarlih benar-benar serius dalam melaksanakan tugas. Sebab, tahapan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih menjadi tahapan yang sangat krusial," pungkasnya.
Pihaknya meminta peran serta perangkat pemerintahan desa dan masyarakat untuk aktif mengawasi dan memberikan data yang benar kepada pantarlih.
"Sehingga seluruh masyarakat mendapatkan haknya untuk memberikan suaranya pada Pilkada 2024 mendatang," imbuhnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq