RADAR GRESIK - Penolakan sertifikat olahraga untuk mendaftar jalur prestasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akhirnya mendapat tanggapan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Gresik. Mereka mengimbau orang tua siswa untuk tidak asal mengikutkan anaknya kompetisi.
"Kalau tidak resmi sertifikatnya tidak bisa digunakan untuk daftar jalur prestasi PPDB," ujar Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi.
Ia menjelaskan, KONI dan Dispendik Gresik telah menyepakati sertifikat prestasi olahraga yang diterima.
"Yang paling utama tetap olahraga berjenjang yang digelar resmi cabang olahrag (cabor)," ungkap Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi.
Mulai Kejuaraan kabupaten (kejurkab) hingga Kejuaraan Nasional (kejurnas). Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) hingga Pekan Olahraga Nasional (Pornas).
"Banyak kompetisi yang digelar resmi cabor di bawah naungan KONI. Kalau ini sertifikatnya resmi," kata Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi.
Kemudian, ada Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang digelar Dispendik. Serta Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang digelar Kemenag.
"Dan ini kompetisi berjenjang. Jadi mulai tingkat kecamatan hingga nasional," tandas Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi.
Selain kompetisi yang digelar pemerintah, kompetisi yang digelar swasta bisa diakui. Selama penyelenggaraan tersebut meminta izin dari cabor terkait.
"Misalnya kejuaraan sepakbola, selama disertifikatnya ada tanda tangan dari cabor terkait berarti resmi dan berizin," tegas Sekretaris KONI Gresik Imam Junaidi.
Aturan ini dibuat untuk memastikan tidak ada permainan sertifikat abal-abal yang dibuat penyelenggara swasta.
"Kami tidak menghalangi masyarakat bikin kompetisi. Tapi kami minta semuanya berizin resmi dari cabor," pungkasnya.
Sebelumnya, Dispendik Gresik menolak sejumlah pengajuan verifikasi sertifikat olahraga. Pasalnya, sertifikat tersebut tidak ada tanda tangan dari cabor terkait.
Sekretaris Dispendik Gresik Herawan Eka Kusuma mengatakan pihaknya ke depan akan melakukan evaluasi terkait sertifikat prestasi olahraga. Misalnya terkait sertifikat yang digelar swasta secara nasional namun tidak ada tanda tangan cabor.
"Kami akan terus memperbaiki juknis terkait PPDB jalur prestasi. Kami intens berkoordinasi dengan KONI Gresik," kata dia.
Harapannya, semua prestasi olahraga yang didapatkan siswa secara benar dan layak bisa digunakan mendaftar PPDB.
"Kami terus koordinasi. Untuk memastikan PPDB jalur prestasi berlangsung dengan baik," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq