Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

5 Rekomendasi Komisi III DPRD Gresik Atasi Kemacetan Depan Pabrik Mie Sedap, Salah Satunya Dorong Pembangunan Jembatan JPO

Fahtia Ainur Rofiq • Senin, 20 Mei 2024 | 20:29 WIB
Komisi III DPRD Gresik memberikan sejumlah rekomendasi untuk mengatasi kemacetan di depan Pabrik Mie Sedap.
Komisi III DPRD Gresik memberikan sejumlah rekomendasi untuk mengatasi kemacetan di depan Pabrik Mie Sedap.

RADAR GRESIK - Komisi III DPRD Gresik menggelar rapat hearing membahas kemacetan di depan Pabrik Mie Sedap Senin (20/5). Hasilnya, mereka mengeluarkan 5 rekomendasi.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulisno Irbansyah mengatakan pihaknya telah mendengarkan paparan dari semua pihak terkait.

"Akhirnya kami sepakati ada 5 rekomendasi yang diberikan untuk menyelesaikan kemacetan di depan Pabrik Mie Sedap," ujar Ketua Komisi III DPRD Gresik Sulisno Irbansyah.

Rekomendasi pertama, pihaknya meminta kepada PT Karunia Alam Segar (KAS) untuk membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

"Ini penting untuk memastikan keluar masuk karyawan tidak mengganggu arus lalu lintas," ungkapnya.

Kedua, pihaknya meminta PT KAS untuk melakukan pengaturan keluar masuk karyawan saat pergantian shift.

"Jumlah karyawannya sangat besar. Setiap pergantian shift saja mencapai 4 ribu orang. Kalau ini tidak diatur jelas mengganggu arus lalu lintas," terangnya.

Kemudian, rekomendasi ketiga, pihaknya meminta PT KAS, Dishub dan Kepolisian untuk melakukan penataan parkir.

"Baik parkir karyawan maupun parkir kendaraan di jalanan depan Pabrik Mie Sedap," kata dia.

Keempat, pihaknya meminta Dishub Gresik untuk menambah rambu-rambu di jalan tersebut. 

"Minimnya rambu membuat banyak kendaraan yang melanggar. Misalnya jam operasional. Dimana setiap pukul 05.00-08.00 WIB dan pukul 16.00 - 18.00 kendaraan besar dilarang melintas," tandasnya.

Dan terakhir, pihaknya meminta pemerintah untuk melakukan pelebaran jalan. Utamanya di Pertigaan Tenger.

"Jalannya sangat sempit jadi saat volume kendaraan meningkat kamacetan tidak bisa dihindari," pungkasnya.

Menambahi hal tersebut, Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan satu minggu lagi pihaknya akan melakukan pengecekan ke lokasi. Terkait realisasi rekomendasi tersebut.

"Kami akan sidak. Kami minta agar rekomendasi benar-benar dijalankan," pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Perwakilan PT KAS Oendang Lesmono mengatakan pihaknya akan membahas bersama manajemen terkait rekomendasi Komisi III DPRD Gresik.

"Kami akan bahas dulu bersama manajemen," terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Dishub Gresik Suhartono mengatakan pihaknya akan menyampaikan rekomendasi DPRD Gresik kepada pimpinan.

"Selanjutnya akan dilakukan pelaksanaan di lapangan," imbuhnya. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#PT KAS #Komisi III #gresik #Mie Sedap #kemacetan Manyar #DPRD GRESIK