Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Semakin Menurun, Caleg Perempuan Terpilih di Pileg Gresik 2024 Hanya Lima Orang

Fahtia Ainur Rofiq • Jumat, 29 Maret 2024 | 15:05 WIB
MENURUN: Lima perempuan yang berhasil terpilih pada Pileg Gresik 2024, ada Nur Saidah (Gerindra) dan Jamiyatul Mukarromah (PKB) Komsatun (Golkar), Elvita Vetty (PDIP) dan Ricke Mayumi (Gerindra).
MENURUN: Lima perempuan yang berhasil terpilih pada Pileg Gresik 2024, ada Nur Saidah (Gerindra) dan Jamiyatul Mukarromah (PKB) Komsatun (Golkar), Elvita Vetty (PDIP) dan Ricke Mayumi (Gerindra).

RADAR GRESIK - Adanya aturan yang mewajibkan partai politik (parpol) untuk menempatkan 30 persen caleg perempuan di masing-masing dapil ternyata belum mampu meningkatkan keterwakilan perempuan di DPRD Gresik. 

Bahkan, pada pemilu 2024 jumlah caleg perempuan yang berhasil lolos ke parlemen Gresik jumlahnya malah menurun.

Berdasarkan Keputusan KPU Gresik Nomor 1132/2024 tentang Penetapan Hasil Pemilu DPRD Gresik tahun 2024, hanya ada lima caleg perempuan yang dinyatakan terpilih. 

Lima perempuan yang dipastikan menjadi anggota DPRD Gresik periode 2024-2029 yakni Nur Saidah caleg terpilih Partai Gerindra dari Dapil Duduksampeyan-Cerme. Kemudian, Jamiyatul Mukharomah caleg terpilih partai PKB dari Dapil Duduksampeyan-Cerme.

Selanjutnya, ada Komsatun caleg terpilih Partai Golkar dari Dapil Balongpanggang-Benjeng, Elvitta Vetty caleg terpilih Partai PDIP dari Dapil Gresik-Kebomas dan Ricke Mayumi caleg terpilih Partai Gerindra dari Dapil Gresik-Kebomas.

Jumlah ini menurun dibandingkan Pemilu 2019 lalu. Dimana jumlah caleg terpilih saat itu mencapai 9 orang. Yakni, Ifta Hidayati (F-Demokrat), Siti Fatimah, Alm. Wafiroh Maksum dan Jamiyatul Mukharromah (F-PKB), Lusi Kustianah, Khomsatun dan Miftahol Jannah (F-Golkar). Serta Lilik Hidayati dari Fraksi PPP dan Nur Saidah dari Fraksi Gerindra. 

Kemudian, ada Hudaifah dari Fraksi PKB yang menggantikan Fandi Akhmad Yani karena mencalonkan sebagai bupati.

Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah mengatakan Pemilu 2024 betul-betul tidak ramah terhadap politisi perempuan. Tidak ada lagi pembeda antara laki-laki dan perempuan. Yang ada hanya kegigihan merebut simpati masyarakat dengan berbagai cara pemenangan masing-masing.

"Ini sangat miris. Masyarakat tidak lagi memilih dengan melihat calonnya secara personal. Tapi hanya didasari politik pragmatis," ujar Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah.

Perempuan yang terpilih kembali sebagai anggota DPRD Gresik untuk keempat kalinya ini menilai dengan keterbatasan finansial politikus perempuan secara otomatis mereka akan susah bersaing. "Sehingga politikus perempuan secara alamiah tereliminasi karena kondisi di lapangan tidak lagi mendukung," ungkap Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#pileg 2024 #gresik #Pileg Gresik 2024 #Caleg Perempuan Gresik #DPRD GRESIK