Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Upaya Perbaiki Pengelolaan Sampah, Pemkab Gresik Mulai Operasikan TPST Belahanrejo Kedamean

Fahtia Ainur Rofiq • Kamis, 29 Februari 2024 | 02:22 WIB

 

EFEKTIVITAS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berupaya memperbaiki pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik dengan TPST Belahanrejo.
EFEKTIVITAS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berupaya memperbaiki pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik dengan TPST Belahanrejo.

RADAR GRESIK - Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus berupaya memperbaiki pengelolaan sampah di Kabupaten Gresik. Salah satunya, dengan mulai beroperasinya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Belahanrejo Kedamean.

TPST ini ditargetkan mampu mengolah 20 ton sampah per hari dan bisa menghasilkan briket sebanyak 100 kilogram per jam. Operasional TPST ini menjadi salah satu bukti realisasi Nawa Karsa Gresik Lestari.

 “Kami mengapresiasi kepala desa dan BUMDesma (Badan Usaha Milik Desa Bersama) di Menganti yang ikut berpartisipasi dalam pengelolaan sampah ini. Dengan adanya dua TPST ini maka sampah di Gresik Selatan tidak perlu dibawa ke Gresik Kota,” lanjut Bupati Yani.

 

Sementara itu, Aminatun Habibah Wakil Bupati Gresik berharap agar warga juga terlibat pengelolaan sampah ini di tingkat rumah tangga. “Dengan memilah dan mengolah sampah di tingkat rumah tangga, sehingga masalah sampah tidak harus semua di TPS atau TPA,” harapnya.

Karena itu DLH Gresik juga mendorong keterlibatan masyarakat yang lebih luas dalam penanganan sampah. Melalui pendirian dan pembinaan Kampung Proklim (Program Kampung Iklim) serta Desa/Kelurahan Berseri.

 Baca Juga: Tahun Ini, TPST Belahanrejo Gresik akan Beroperasi

Hal ini mengingat sampah di Kabupaten Gresik didominasi sampah sisa makanan dari limbah rumah tangga sehingga idealnya harus dilakukan pemilahan sejak di rumah-rumah Hingga saat ini telah ada 28 Kampung Proklim di Kabupaten Gresik.

Operasionalisasi TPST Belahanrejo ini merupakan salah satu proyek strategis Pemkab Gresik. Mengingat selama ini semua sampah se-Kabupaten Gresik, kecuali Bawean, dibawa ke TPA Ngipik. Dalam sehari, sampah yang masuk sekira 220 ton, sedangkan yang mampu dikelola sekira 18 ton per-hari.

Nawa Karsa Gresik Lestari sendiri terdiri dari beberapa output kunci seperti Revitalisasi Gresik Kota Tua, Pengembangan revitalisasi ekowisata, Mendorong filosofi ramah lingkungan (Lubang Serapan Biopori), Mendorong terciptanya Industri yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dan Membangun sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat kecamatan.

 Sedangkan untuk capaian di bidang lingkungan, dilihat dari Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Gresik tahun 2022 ada di angka 58,15 poin meningkat sebesar 4,75 poin dibandingkan tahun 2021. Keberhasilan Pemkab Gresik dalam pelaksanaan Kampung Proklim di tahun 2023 juga diganjar Penghargaan Pembina Proklim Terbaik tingkat Jawa Timur. (rof/han)

Editor : Hany Akasah
#Belahanrejo #Pemkab #Kedamean #TPST #gresik #Pengelolahan sampah