RADAR GRESIK-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai menemukan konsep yang matang untuk sentra kuliner HOS Cokroaminoto. Melalui Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora), pemerintah akan membawa konsep sentra kuliner jajanan khas Gresik.
Kepala Bidang Ekonomi Kreatif (Ekraf) Disparekrafbudpora Pemkab Gresik, Hufan Nur Dhianto mengatakan, sesuai hasil rapat koordinasi rencananya pasar kuliner HOS Cokroaminoto akan digelar satu bulan dua kali yakni pada Minggu pertama dan Minggu ketiga.
"Untuk pelaksanaannya setiap hari Sabtu malam minggu saja. Nantinya akses Jalan HOS Cokroaminoto akan kami tutup total," ujar Hufan.
Dikatakan, aneka menu makanan dan kuliner khas Gresik akan disediakan di area tersebut mulai dari Gule Obos, Ketan Babat, Nasi Krawu, Lontong Cap Gomeh, hingga arang-arang kambang. Berdarkan catatan, sudah ada 15 pelaku kuliner dari Kelurahan Bedilan dan sekitarnya yang telah mendaftarkan diri.
"Jadi konsepnya mirip dengan bazar Agustusan dimana para pedagang akan menjual aneka kuliner khas Gresik," imbuh Hufan.
Selain itu Hufan juga menuturkan, untuk menambah kemeriahan acara nantinya dalam event pasar kuliner HOS Cokroaminoto juga diiringi berbagai penampilan kreasi maupun hiburan diatas mini stage. (fir/han)
Editor : Hany Akasah