RADAR GRESIK - Kalangan DPRD Gresik terus menyoroti kurang maksimalnya sektor pendapatan daerah. Salah satunya, sektor pajak restoran.
Dari ribuan restoran di Gresik baru ratusan yang telah terpasang tapping box. Kondisi ini memungkinkan adanya kebocoran pendapatan.
Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir mengatakan data yang ia miliki dari 1.399 restoran di Gresik baru 103 yang terpasang tapping box. Ini menunjukkan pengawasan pemerintah sangatlah lemah.
"Tidak sampai 10 persen tapping boxnya. Jadi kemungkinan bocornya masih sangat tinggi," ujar Syahrul Munir.
Dikatakan, selama ini pengadaan tapping box hanya mengandalkan CSR dari salah satu bank. Makanya pengadaannya tidak bisa maksimal. "Kami minta BPPKAD segera melakukan langkah inovasi agar bisa ditingkatkan," kata Syahrul Munir.
Menurut dia, pemerintah bisa melakukan pengadaan tapping box sendiri, nanti sistemnya bisa dikerjasamakan dengan bank. Karena memang yang mahal itu sistemnya.
"Ini harus segers dipikirkan. Agar ke depan pendapatan daerah bisa terus ditingkatkan," ungkap Syahrul Munir.
Pihaknya meminta agar pemerintah mengintensifkan peran tenaga- tenaga lapangan dan pola pengawasan sehingga pendapatan bisa semakin optimal. "Ini yang saya kira masih sangat kurang. Petugas lapangan belum bekerja maksimal," imbuh Syahrul Munir. (rof)
Editor : Hany Akasah