Kepala Dinas PUTR Kabupaten Gresik Achmad Hadi mengatakan ruas jalan Desa Banjarsari menuju Desa Kedanyang adalah jalan alternatif lingkar selatan kota. Memiliki panjang total kurang lebih 4 Kilometer. Sedangkan kondisi jalan rusak/perlu perbaikan kurang lebih 1,3 kilometer.
"Untuk penanganan sementara agar bisa dilalui khususnya roda 2, sedang dilaksanakan perataan atau pengurugan material secara bertahap oleh tim URC bina marga dan CSR dari perusahaan," ujarnya, Selasa (29/3).
Hadi menjelaskan pada tahun 2019 - 2020 di bahu jalan tersebut ada pekerjaan penanaman pipa gas (proyek nasional). Sehingga ada penambahan lebar badan jalan (rumija) semula 3 sampai 3,5 meter menjadi rumija 7-8 meter.
Sedangkan tahun 2021 sudah diusulkan atau direncanakan untuk pembangunan jalan dan jembatan senilai kurang lebih Rp 10 Miliar.
"Tetapi karena refocusing atau pengalihan untuk pandemi, maka tidak bisa direalisasikan, " jelasnya.
Baca juga : Jalan Rusak, Dinas PUTR Langsung Turunkan Tim URC
Hadi mengungkapkan di tahun 2022 ini sudah dialokasikan secara bertahap untuk pembangunan jembatan di ruas jalan tersebut senilai kurang lebih Rp 3 Miliar dan selama jembatan ini belum selesai dibangun maka jalan ini belum bisa efektif untuk moda kendaraan roda empat.
"Tahun 2023 direncanakan untuk penuntasan pembangunan jalan dan TPTnya senilai Rp 10-12 Miliar," pungkasnya. (yud/rof) Editor : Hany Akasah