“Kami melakukan kunjungan untuk meninjau perkembangan ternak yang dikelola oleh kelompok. Rencananya ada tiga lokasi yang akan dikunjungi, salah satunya adalah ternak bebek di Dusun Kaliombo, Desa Tambakrejo ini,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Gresik, Ardi Setyarto.
Menurut dia, dari hasil sidak yang dilakukan, pengelolaan ternak berjalan dengan baik. Bantuan tersebut juga berhasil dikembangkan oleh kelompok peternak. “Jadi bebek ini dirawat di kandang ayam yang statusnya milik pribadi dan itu tidak masalah,” imbuhnya.
Jumlah bebek yang masih dalam perawatan ada ratusan ekor. Kelompok membaginya dalam dua blok di kandang tersebut. Pemisahan ini berdasarkan usia rata-rata bebek.
“Sebagian lagi ada yang mati. Juga ada yang sudah terjual untuk perkembangan usaha kelompok,” tuturnya.
Sementara itu peternak Sumber Rejeki, Santoso mengaku sudah melakukan penjualan hingga beberapa kali terhadap bantuan bebek yang diberikan pemerintah. Lalu, uang dari hasil penjualan itu diputar kembali untuk membeli DOD.
“Untuk pengisian tidak bisa langsung. Karena barangnya (DOD) tidak langsung ada, tapi harus pesan dulu,” katanya. (jar/rof) Editor : Hany Akasah