Bangun Jalan Sekaligus Penghijauan, Pemkab Gresik Targetkan Kawasan Pesisir Utara Lebih Teduh

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Senin, 12 Oktober 2026 | 07:02 WIB
PENANAMAN : Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat penanaman pohon di kawasan Jembatan Cabean, Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
PENANAMAN : Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat penanaman pohon di kawasan Jembatan Cabean, Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus memacu pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.

Namun, tak sekadar berfokus pada pengaspalan dan pengecoran fisik, Pemkab Gresik juga mengimbangi pembangunan tersebut dengan program penghijauan melalui penanaman pohon agar kawasan jalan lebih hijau, teduh, dan nyaman bagi para pengguna jalan.

Salah satu lokasi penataan yang menjadi fokus yakni kawasan Jembatan Cabean di Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah.

Baca Juga: PAD Gresik Masih Belum Target, DPRD Minta OPD Penghasil Bongkar Zona Nyaman

Setelah rampung melakukan pelebaran jembatan yang menghubungkan ruas Jalan Ngemboh–Delegan, Pemkab Gresik menyiapkan penanaman pohon secara bertahap di sepanjang koridor tersebut.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, menegaskan pentingnya menyelaraskan pembangunan fisik dengan penataan ekologis. Menurutnya, akses transportasi yang memadai harus ditunjang dengan nilai estetika serta keteduhan lingkungan, mengingat iklim pesisir Gresik yang relatif hangat.

“Selain infrastrukturnya bagus, kita ingin kawasan ini juga teduh dan indah. Alhamdulillah, Pemkab Gresik masih konsisten berkomitmen membangun daerah di tengah situasi efisiensi anggaran,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani saat meresmikan Jembatan Cabean, Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah.

Baca Juga: Sempat Mengamuk Saat Ditegur Warga, Pria ODGJ di Jalan Veteran Gresik Akhirnya Diangkut Dinsos

Pelebaran Jembatan Cabean sendiri berhasil merealisasikan perluasan badan jembatan dari yang semula berukuran lima meter menjadi delapan meter. Proyek strategis bernilai Rp 700 juta ini terealisasi melalui alokasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Orela Shipyard yang bersinergi dengan Pemkab Gresik.

“Pelebaran jembatan di kawasan pesisir Ujungpangkah itu diharapkan dapat memperkuat konektivitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas di ruas Jalan Ngemboh–Delegan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti, menambahkan bahwa konsep integrasi pembangunan dan penghijauan ini akan menjadi percontohan untuk penataan ruas jalan lainnya di Kabupaten Gresik.

Baca Juga: Serapan APBD Triwulan III Baru 61 Persen, DPRD Gresik Minta Pemkab Kebut Belanja Pembangunan

“Jadi, selain jalannya bagus dan sesuai standar, kami ingin kawasan ini juga indah dengan penghijauan. Gresik yang cuacanya panas membutuhkan tambahan keteduhan, sekaligus mempercantik lingkungan,” tutur Dhiannita.

Ia menjelaskan, skema penanaman pohon tepi jalan akan diterapkan secara berkala di jalur-jalur utama, termasuk pada koridor ruas jalan Sekapuk–Ujungpangkah.

Selain itu, DPUTR Gresik terus melakukan evaluasi dan pemetaan terhadap jembatan maupun akses jalan yang membutuhkan rehabilitasi, baik di wilayah Gresik utara maupun selatan, dengan menyesuaikan skala prioritas dan kemampuan anggaran daerah. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
ujungpangkah Pemkab gresik DPUTR Infrastruktur