TPA Ngipik Kian Penuh, TPST Belahanrejo Disiapkan Jadi Solusi Sampah Gresik Selatan

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 07:52 WIB
PROGRES : Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
PROGRES : Pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belahanrejo, Kecamatan Kedamean, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mengoptimalkan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Belahanrejo di Kecamatan Kedamean.

Langkah strategis ini diambil guna mengatasi keterbatasan lahan dan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ngipik yang saat ini sudah melebihi kapasitas (over capacity).

Guna mendukung percepatan fasilitas penunjang pengolahan sampah tersebut, proyek pembangunan TPST Belahanrejo mendapatkan kucuran dana segar dari pemerintah pusat sebesar Rp 51 miliar. Fasilitas ini disiapkan khusus untuk menopang pengolahan sampah di kawasan Gresik selatan.

Baca Juga: Bayar Sesuai Berat! DLH Gresik Ubah Sistem Retribusi Sampah, Bukan Per KK Lagi

Ketua Komisi III DPRD Gresik, Sulisno Irbansyah, mengungkapkan bahwa kapasitas TPST Belahanrejo saat ini memang masih terbatas. Sementara itu, TPA Ngipik sudah kewalahan menampung volume sampah yang masuk dari berbagai penjuru wilayah Kabupaten Gresik.

“Ya, ini ada anggaran dari pusat untuk membangun hanggar dan fasilitas penunjang lainnya di sana. Saat ini pengerjaan sudah dimulai dari pengerjaan pondasi,” ujar Sulisno.

Ia menambahkan, dari total rencana 68 plong lantai hanggar yang akan dibangun, sebanyak 22 plong lantai hanggar telah selesai dikerjakan di lapangan.

Baca Juga: Kenaikan Tarif Retribusi Sampah Mulai Diberlakukan, DPRD Gresik Ajak DLH Gencar Sosialisasi Hingga

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi, menjelaskan bahwa TPST Belahanrejo ini memang dirancang khusus untuk memproses dan menampung timbulan sampah dari kecamatan-kecamatan di wilayah selatan, seperti Kecamatan Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom.

“Tetapi tidak menutup kemungkinan, apabila kapasitas pengolahan mencukupi ke depannya, cakupan wilayah layanannya akan diperluas,” pungkas Hamdi. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Belahanrejo Kedamean TPST gresik dprd