Perluas Akses Pendidikan Gresik Selatan, Pemkab Siapkan Pembangunan SMPN Unggulan di Kedamean

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 19:45 WIB
SAMBUTAN : Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat sambutan di Rapat Paripurna DPRD Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
SAMBUTAN : Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani saat sambutan di Rapat Paripurna DPRD Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus berkomitmen memperluas pemerataan dan aksesibilitas fasilitas pendidikan negeri.

Pemkab Gresik memproyeksikan pembangunan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) unggulan baru di wilayah Kecamatan Kedamean yang ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun 2027 mendatang.

Proyek pembangunan fasilitas pendidikan tersebut bakal memanfaatkan lahan hibah seluas kurang lebih 1,5 hektare dari pihak pengembang Citraland (Ciputra Group) sebagai bagian dari penyerahan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) kepada pemerintah daerah.

Baca Juga: Pertajam Lini Serangan Menuju Liga Nusantara, Gresik United Boyong Top Skor Shahih Elang Rishandy

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, membeberkan bahwa penambahan sekolah negeri baru ini krusial mengingat daya tampung dan keberadaan jenjang SMP Negeri di wilayah Kedamean hingga saat ini masih tergolong minim dibanding kawasan lain.

"Di Kedamean masih kurang sekolah jenjang SMP. Tanahnya sudah dihibahkan oleh Ciputra ke pemerintah daerah, sehingga akan langsung kita manfaatkan untuk pembangunan sekolah negeri baru," ungkap Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut usai Rapat Paripurna di DPRD Gresik.

Gus Yani menjelaskan, lokasi lahan hibah sekolah tersebut berada di kawasan sekitar Waduk Kedamean. Selain penyiapan konstruksi gedung sekolah oleh Dinas Pendidikan, Pemkab Gresik juga memprioritaskan pembangunan infrastruktur penunjang berupa akses jalan utama menuju lokasi.

"Untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi sekolah nanti sepenuhnya dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik," imbuh Gus Yani.

Baca Juga: Dimeriahkan Ratusan Siswa TK, SD YIMI Gelar YIMI Got Talent Perebutkan Piala Wakil Bupati Gresik 

Sinyal siap tancap gas tersebut dibenarkan oleh Kepala DPUTR Kabupaten Gresik, Dhiannita Tri Astuti. Ia mengungkapkan bahwa akses jalan penghubung menuju calon lokasi SMPN baru tersebut saat ini memang belum tersedia secara memadai.

DPUTR Gresik tengah merancang kajian teknis dan pemetaannya dengan memanfaatkan lahan milik pemerintah di seputar area waduk.

"Akses jalan menuju lokasi sekolah nanti DPUTR yang membangun. Saat ini akses jalannya memang belum ada, sehingga Pemkab Gresik tengah menyiapkan tahapan teknis agar pembangunan akses jalan dapat berjalan beriringan dengan rencana fisik gedung sekolah," jelas Dhiannita.

Baca Juga: Persiapan TKA Jenjang SMP di Gresik Digelar Bertahap, Dispendik Imbau Siswa Ikut Jalur Prestasi

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Gresik, dr. S. Hariyanto, menegaskan bahwa penambahan SMPN di Kedamean ini akan menambah portofolio sekolah menengah pertama negeri di Kabupaten Gresik yang saat ini berjumlah 34 sekolah.

"Rencananya pembangunan fisik SMPN di Kedamean ini akan dimulai pada 2027 di atas lahan hibah kurang lebih 1,5 hektare. Penambahan sekolah baru di Kedamean ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi masyarakat, khususnya di kawasan Gresik Selatan yang masih membutuhkan tambahan kapasitas daya tampung sekolah negeri," pungkas Hariyanto, Jumat (25/9/2026). (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Pemkab gresik PARIPURNA gus yani Sekolah