Sebanyak 25 Pejabat Dilantik Bupati Gresik Untuk Jabatan Kosong

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 17:05 WIB
PELANTIKAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat pelantikan di Pemkab Gresik
PELANTIKAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat pelantikan di Pemkab Gresik

 

RADAR GRESIK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melakukan roda mutasi  sebanyak 25 eselon III dan IV mendapat jabatan baru. Terutama pengisian di Dinas Koperasi Usaha mikro dan Perindag (Diskoperindag).

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik, Jumat (25/9). 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pengisian jabatan tidak dilakukan secara terburu-buru. Setiap pejabat yang dilantik telah melalui proses penilaian dengan mempertimbangkan rekam kinerja, kapasitas, kebutuhan organisasi, serta prinsip meritokrasi dan manajemen talenta.

“Pelantikan dan pengambilan sumpah ini melalui meritokrasi, manajemen talenta. Bisa dilihat di box talenta yang dilantik ini bisa diukur kinerjanya,"kata Gus Yani.

Menurutnya, pengisian jabatan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan posisi yang kosong dan kebutuhan pelayanan pada masing-masing perangkat daerah.

Gus Yani meminta para pejabat yang baru dilantik tidak membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi. Amanah baru tersebut harus segera diterjemahkan dalam kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.

“Semoga diberikan kemudahan dan kekuatan dalam menjalankan tugas yang baru. Kinerja Pemerintah Daerah makin kesini harus semakin baik,"ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo mengatakan, 25 pejabat yang dilantik terdiri atas 11 pejabat administrator eselon III A, 11 pejabat administrator eselon III B, dan tiga pejabat pengawas eselon IV A.

“Sebanyak 11 orang menempati jabatan administrator eselon III A, kemudian 11 pejabat menduduki jabatan administrator eselon III B. Sementara tiga pejabat mengisi jabatan pengawas eselon IV A,"ucapnya.

Rotasi tersebut menyasar sejumlah perangkat daerah strategis. Di antaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pertanian, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Satpol PP, hingga Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Sejumlah nama yang masuk dalam gerbong rotasi tersebut antara lain Erna Dwi Kusumawati yang dipercaya sebagai Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Sekretariat Daerah. Kemudian Meista Dedy Hartadi sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

Ada pula Hendrawan Susilo yang mengisi jabatan Inspektur Pembantu III Inspektorat, Shofwan Hadi sebagai Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan, serta Muhammad Nursyamsi sebagai Sekretaris Dinas Pertanian.

Selanjutnya, Bahtiar Gunawan Hutabarat dipercaya sebagai Sekretaris Dinas Tenaga Kerja. Nur Samsi menjadi Sekretaris BKPSDM, M Hidayat sebagai Sekretaris Satpol PP, Ahmad Haris Fahman sebagai Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta Rumiyati sebagai Sekretaris Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Untuk jabatan kewilayahan, Nur Salim dipercaya menjadi Camat Balongpanggang. Sementara sejumlah pejabat lain ditempatkan sebagai kepala bidang maupun sekretaris kecamatan, termasuk Imron Rosyasi sebagai Sekretaris Kecamatan Duduksampeyan, M Fitter Kunjayanti sebagai Sekretaris Kecamatan Manyar, dan Maria Ulfah sebagai Sekretaris Kecamatan Balongpanggang.

“Rotasi ini sekaligus menjadi bagian dari penataan birokrasi Pemkab Gresik untuk memastikan jabatan yang kosong maupun yang membutuhkan penguatan dapat segera diisi. Ujungnya, kinerja organisasi perangkat daerah diharapkan semakin efektif dan pelayanan publik tidak terganggu,”pungkasnya. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
diskoperindag pemkab gresik gus yani Mutasi