Dapat Tambahan Rp 104 Juta, BPBD Gresik Siapkan 450 Tangki Air Bersih untuk 62 Desa Terdampak

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:41 WIB
DISALURKAN: Petugas BPBD Kabupaten Gresik saat mendistribusikan bantuan air bersih ke salah satu desa terdampak kekeringan di wilayah utara Gresik. (Foto: DOK/Radar Gresik)
DISALURKAN: Petugas BPBD Kabupaten Gresik saat mendistribusikan bantuan air bersih ke salah satu desa terdampak kekeringan di wilayah utara Gresik. (Foto: DOK/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik resmi mengantongi tambahan alokasi anggaran sebesar Rp 104 juta dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2026. Alokasi ini dicairkan khusus untuk mempercepat penanganan dan mitigasi krisis air bersih akibat musim kemarau di wilayah Kabupaten Gresik.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Gresik, Sukardi, mengonfirmasi bahwa dana operasional tambahan tersebut sudah mulai dieksekusi di lapangan guna memasok kebutuhan air bersih warga.

“Untuk anggaran Rp 104 juta untuk kekeringan, distribusi air sudah mulai berjalan,” tegas Sukardi, Jumat (21/8/2026).

Baca Juga: Geger Suara Dentuman Misterius di Sejumlah Wilayah Gresik, BPBD Gandeng BMKG Cari Sumbernya

Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang, membeberkan hasil pemetaan awal wilayah rawan krisis air. Pihaknya mencatat sebanyak 62 desa yang tersebar di 11 kecamatan berpotensi terdampak kekeringan sepanjang musim kemarau tahun ini.

Hingga saat ini, BPBD Gresik telah menyalurkan bantuan air bersih secara gradual ke lima desa di wilayah utara. Di antaranya Desa Randuboto dan Desa Srowo di Kecamatan Sidayu, serta Desa Kemangi, Desa Gumeng, dan Desa Pegundan di Kecamatan Bungah. Bantuan berikutnya ditargetkan menyasar Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang.

Untuk menopang mobilitas penyaluran, BPBD menyiagakan lima armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter.

Baca Juga: Antisipasi Kekeringan, BPBD Gresik Siagakan Lima Truk Tangki Air Bersih untuk Wilayah Rawan

Driatmiko menambahkan, kuota pasokan air bersih juga melonjak drastis berkat sokongan anggaran baru. Stok yang semula disiapkan sebanyak 250 tangki kini bertambah 200 tangki.

“Dari awal mula 250 tangki, kemarin kita mendapat tambahan 200 tangki. Jadi kurang lebih 450 tangki kita siap untuk membackup kekeringan di wilayah Kabupaten Gresik,” jelas Driatmiko.

BPBD Gresik terus memperbarui pemetaan wilayah terdampak secara real-time untuk menentukan skala prioritas distribusi, sehingga krisis air bersih di tingkat desa dapat teratasi dengan cepat dan tepat sasaran. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
BPBD gresik Air Bersih Alokasi apbd