Jadi Penyelamat Akses Perairan Bawean Gresik, KMP Drajat Paciran Didesak Beroperasi Secara Reguler

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:43 WIB
SANDAR: KMP Drajat Paciran saat sandar di Pelabuhan Paciran, Lamongan. (Foto : Ist/Radar Gresik)
SANDAR: KMP Drajat Paciran saat sandar di Pelabuhan Paciran, Lamongan. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Beroperasinya KMP Drajat Paciran menjadi penolong utama bagi masyarakat Pulau Bawean di tengah lumpuhnya moda transportasi laut akibat cuaca buruk.

Di saat kapal cepat dan kapal jenis Roll-on/Roll-off (Roro) berhenti beroperasi akibat gelombang tinggi di atas satu meter, kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut hadir sebagai kapal bantuan yang disiagakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik.

Pada pelayaran terbarunya, KMP Drajat Paciran mengangkut sebanyak 350 penumpang yang terdiri atas 275 orang kelas ekonomi dan 75 orang pengendara. Kapal ini juga memuat 85 unit kendaraan serta 18 ekor sapi.

Baca Juga: Dispendik Gresik Kerahkan Belasan Guru ASN Jadi Guru Bantu di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1

Bertolak dari Pulau Bawean pada pukul 10.15 WIB, kapal berhasil tiba dan sandar dengan selamat di Pelabuhan Paciran, Lamongan, sekitar pukul 17.26 WIB setelah menempuh perjalanan sekitar tujuh jam.

Kehadiran kapal ini memicu desakan dari berbagai kalangan agar Pemkab Gresik mematenkan kerja sama operasional secara reguler, tidak sekadar kapal bantuan darurat.

Ketua Umum Pemuda Bawean Gresik, Ramli Salim, mengungkapkan bahwa warga dan perantau Bawean sangat mendambakan adanya kepastian jadwal penyeberangan KMP Drajat Paciran untuk melayani rute Paciran–Bawean maupun sebaliknya.

"Kami mendapat banyak aspirasi, baik dari masyarakat Bawean perantauan maupun masyarakat lokal, yang meminta pemerintah daerah serius melakukan kerja sama dengan pihak operator kapal," kata Ramli.

Baca Juga: Terungkap Aliran Uang Ratusan Juta Kasus SK ASN Palsu, Kepala BKPSDM Gresik Bantah Terlibat

Pernyataan senada disampaikan tokoh masyarakat sekaligus pengusaha Gresik, Safir Yakub. Menurutnya, pemerintah daerah sudah sepantasnya menjalin kontrak kerja resmi dengan pihak operator KMP Drajat Paciran. Pilihan rute ini dinilai sangat strategis untuk memecah ketergantungan masyarakat pada rute tunggal Pelabuhan Gresik.

"Tidak hanya sebagai kapal perbantukan saja, tetapi juga melayani secara reguler. Biar masyarakat memiliki banyak pilihan dalam pelayanan operasional kapal ke Bawean, baik dari Paciran maupun dari Gresik," tegas Safir.

Safir memaparkan bahwa saat ini dua armada kapal cepat milik swasta belum optimal melayani masyarakat karena satu armada di antaranya masih mengalami kerusakan pascainsiden dengan kapal tanker.

Baca Juga: Sempat Tertahan 6 Hari Akibat Cuaca Buruk, Polsek Pelabuhan Gresik Kawal Kedatangan Ratusan Penumpang Asal Bawean

Di sisi lain, KMP Gili Iyang juga masih menjalani perawatan berkala (docking tahunan). Kondisi ini diperparah saat BMKG mengeluarkan peringatan gelombang di atas satu meter, di mana kapal-kapal kecil terpaksa berhenti beroperasi.

Oleh karena itu, beroperasinya KMP Drajat Paciran minimal satu hingga dua kali seminggu dipandang sebagai solusi konkret.

Sektor usaha juga menyambut positif peluang dibukanya rute reguler tersebut. Nur, salah seorang pelaku usaha asal Bawean, menilai keberadaan KMP Drajat Paciran secara rutin dapat menjamin kelancaran rantai pasok dan distribusi logistik bahan pokok ke Pulau Bawean tanpa terkendala krisis transportasi.

Baca Juga: KMN Fatma Jaya 1 Belum Ditemukan, Tim SAR Aktifkan Sistem E-Broadcast di Perairan Bawean

Suasana lega dan haru menyelimuti Dermaga Pelabuhan Paciran saat KMP Drajat Paciran sandar pada Selasa (4/8/2026) sore. Rombongan warga dari berbagai usia turun memadati ramp door kapal membawa barang bawaan mereka, disambut antusias oleh sanak saudara yang telah menunggu.

Fais, warga yang menjemput saudaranya, mengaku bersyukur atas keselamatan seluruh penumpang dan berharap rute kapal ini terus berlanjut demi kemudahan mobilitas warga Bawean. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Kapal gresik paciran Cuaca BAWEAN