RADAR GRESIK – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Gresik menggelar Rapat Kerja (Raker) di Hotel Khas Gresik pada Selasa (4/8/2026).
Langkah strategis ini dilaksanakan guna memperkuat konsolidasi internal organisasi sekaligus menyusun peta jalan politik dalam menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Partai berlogo pohon beringin tersebut mematok target peningkatan jumlah perolehan di DPRD Kabupaten Gresik, dari yang semula enam kursi menjadi minimal sembilan kursi. Bahkan, Golkar berupaya mengulang masa kejayaannya sebagaimana capaian 11 kursi pada Pemilu 2009 silam.
Baca Juga: Baksos di Kawasan SPBU Wahidin, Polsek Kebomas Bagikan Sembako Gratis untuk Ojol dan Warga
Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Timur, Blegur Prijanggono, menyatakan bahwa tujuan utama Raker ini adalah menyolidkan struktur partai di semua tingkatan agar siap menghadirkan kerja-kerja politik yang berdampak langsung bagi masyarakat. Persiapan yang dimatangkan jauh hari menjadi kunci utama untuk merebut kembali kepercayaan publik.
“Orientasi akhir dari Raker ini adalah konsolidasi menuju Pemilu 2029. Jauh hari kita mempersiapkan diri untuk meraih kembali kepercayaan masyarakat, sehingga bisa menambah bahkan mengembalikan kursi yang sempat hilang,” tegas Blegur di Hotel Khas Gresik, Selasa (4/8/2026).
Blegur menilai tugas kepengurusan anyar di bawah kepemimpinan Ketua DPD Golkar Gresik, Wongso Negoro, tidaklah ringan. Kendati demikian, ia optimistis target tersebut realistis jika seluruh kader aktif turun ke bawah menyerap aspirasi dan memberikan solusi atas persoalan warga.
Pihaknya juga menegaskan tak gentar menghadapi peta politik Gresik, sebab Golkar memiliki rekam jejak panjang dan kesiapan menyodorkan figur-figur terbaik yang memiliki kapasitas, integritas, serta elektabilitas tinggi.
“Targetnya tentu mengembalikan perolehan kursi. Dari enam kursi saat ini, minimal bisa kembali menjadi sembilan, bahkan syukur-syukur bisa mencapai 11 kursi. Memang tugas berat, tetapi harus dijawab dengan kerja politik nyata yang menyentuh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Gresik, Wongso Negoro, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memetakan potensi elektoral di setiap Daerah Pemilihan (Dapil). Golkar menargetkan amankan minimal satu kursi di tiap dapil, serta mengincar tambahan dua kursi di wilayah-wilayah potensial.
Baca Juga: Dipicu Bau Menyengat Bikin Warga Sesak Napas, DLH Gresik Segel Gudang Solar Refinery di Desa Suci
Sebagai langkah awal, Golkar memberikan perhatian khusus pada daerah pemilihan yang sempat kehilangan kursi pada pemilu sebelumnya, seperti kawasan Duduksampeyan, Bawean, dan Ujungpangkah. Penguatan juga dilakukan di wilayah Menganti dan Manyar yang dinilai memiliki basis massa kuat dan berpeluang menyumbang dua kursi.
“Kita sudah membuat strategi, minimal satu kursi di setiap dapil. Ada peluang di beberapa wilayah untuk mendapatkan dua kursi. Target minimal kita sembilan kursi, sedangkan maksimal tentu tidak terbatas,” tutur Wongso.
Guna memenuhi target tersebut, DPD Partai Golkar Gresik dalam waktu dekat mulai membuka pendaftaran dan penjaringan bakal calon legislatif (bacaleg), baik dari kader internal maupun tokoh eksternal masyarakat. Seluruh calon akan melewati proses seleksi ketat dengan mengedepankan komitmen kerja dan kesiapan bertarung di lapangan. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik