Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Serahkan Bantuan Alsintan Kementan RI, Wabup Alif Dorong Mekanisasi Pertanian Gresik

Hany Akasah • Kamis, 25 Juni 2026 | 11:52 WIB
Dinas Pertanian resmi menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani (poktan). (Foto : ist/Radar Gresik)
Dinas Pertanian resmi menyalurkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada sejumlah kelompok tani (poktan). (Foto : ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Pertanian mulai tancap gas menggenjot digitalisasi dan modernisasi lahan pasca-panen.

Langkah ini diwujudkan lewat penyaluran bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) kepada sejumlah Kelompok Tani (Poktan) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) se-Kabupaten Gresik, Rabu (24/6/2026).

Sejumlah unit mesin modern, termasuk combine harvester (mesin pemanen padi kombinasi), diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif. Langkah strategis ini menjadi bagian dari komitmen penuh pemkab dalam memperkuat mekanisasi sektor pertanian di wilayah berjuluk Kota Pudak tersebut.

Baca Juga: Perkuat Sinergi P4GN, Rutan Gresik Komitmen Ciptakan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih Narkoba

Penyaluran bantuan stimulan ini bertujuan untuk memacu produktivitas pertanian, memangkas biaya operasional usaha tani, sekaligus mempertebal benteng ketahanan pangan daerah.

Program ini sekaligus mencerminkan sinergi makro yang harmonis antara jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menstransformasi sektor agraria agar lebih maju dan berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kementan RI atas atensi besar yang diberikan bagi para petani lokal di Gresik. Menurut dr. Alif, adopsi teknologi pertanian mutlak diperlukan guna merespons tantangan iklim dan pangan global yang kian dinamis.

Baca Juga: Genjot Kualitas Udara Kota Industri, Pemkab Gresik Sediakan Uji Emisi Gratis bagi Kendaraan

“Pertanian masa depan menuntut kita semua untuk lebih adaptif terhadap lompatan teknologi. Sebagai ikhtiar nyata mendukung mekanisasi dan modernisasi pertanian, pemerintah melalui Kementan menyalurkan bantuan berupa alsintan ini langsung ke tangan para petani,” ujar Wabup Alif.

Lebih lanjut, Wabup Alif menguraikan bahwa penggunaan alsintan secara masif terbukti mampu mempercepat rantai budidaya tani, mulai dari fase krusial pengolahan tanah hingga efisiensi proses panen.

Selain menghemat waktu pengerjaan di sawah, intervensi teknologi ini diproyeksikan mampu menekan angka kerugian produksi (losses) secara signifikan.

Baca Juga: Serap Aspirasi Pesisir, Kapolres Gresik Sambangi Nelayan Lumpur Lewat Program 'Jangkar'

“Pemanfaatan alsintan ini kami harap dapat mendorong akselerasi olah tanah dan panen, sehingga indeks pertanaman lahan kita meningkat. Tolong dirawat dengan baik. Dengan manajemen alsintan yang presisi, proses budidaya akan jauh lebih hemat, hasil panen melimpah, dan kesejahteraan petani otomatis ikut terangkat,” imbuhnya.

Salah satu klaster bantuan yang diserahkan berupa satu unit combine harvester raksasa yang dialokasikan khusus untuk Gapoktan Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng.

Keberadaan mesin pemotong dan perontok padi otomatis ini diyakini bakal memotong waktu kerja para petani secara drastis jika dibandingkan dengan metode panen konvensional (manual).

Baca Juga: Pasutri Spesialis Curanmor Minimarket di Gresik Digulung, Polisi Hadiahi Timah Panas di Kaki Pelaku

Merespons bantuan tersebut, Ketua Gapoktan Desa Munggugianti, Rateno, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya. Menurutnya, kehadiran mesin combine ini laksana oase di tengah tingginya ongkos buruh tani saat musim panen tiba.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan riil ini karena sangat meringankan beban kerja para petani di lapangan. Semoga ke depan dukungan teknologi penunjang seperti ini terus berlanjut agar kelompok tani di akar rumput bisa semakin mandiri dan produktif,” ungkap Rateno.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Morowudi, Muchammad Sholeh, ikut memberikan apresiasi atas gerak cepat pemkab dalam memperhatikan nasib sektor pertanian pedesaan. Ia berharap para petani setempat bisa memaksimalkan fasilitas ini agar hasil produksi gabah kering panen (GKP) di wilayahnya meroket.

Baca Juga: Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Gresik Pimpin Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Kebomas

“Semoga bantuan alsintan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para petani terdekat untuk mendukung pengelolaan pertanian modern. Jika hasil panen meningkat, otomatis ekonomi masyarakat desa juga akan semakin sehat,” pungkas Sholeh. (han) 

Editor : Hany Akasah
#mesin pertanian #alsintan #gresik #Wabup #Alif