Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Gresik Menuju Kabupaten Pangan Aman, Bupati Yani Dorong BBPOM Buka Klinik Izin Edar di MPP

Hany Akasah • Minggu, 12 April 2026 | 12:55 WIB
Sinergi : Bupati Gresik saat menerima audiensi dari BBPOM Surabaya untuk memperkuat Program Pangan Aman Terpadu. (Ist/Radar Gresik)
Sinergi : Bupati Gresik saat menerima audiensi dari BBPOM Surabaya untuk memperkuat Program Pangan Aman Terpadu. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mempertegas komitmennya dalam menjaga kualitas konsumsi masyarakat sekaligus memacu ekonomi lokal. Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara resmi menyatakan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional Keamanan Pangan Terpadu yang diinisiasi oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya.

Dukungan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Kepala BBPOM Surabaya, Yudi Noviandi, di Ruang Rapat Graita Eka Praja (9/4/2026).

 Program strategis ini menyasar tiga pilar utama: Desa Pangan Aman yang berfokus pada kemandirian desa, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas untuk edukasi pedagang pasar, serta Sekolah dengan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) Aman guna menjamin kualitas jajanan siswa.

Baca Juga: Tuntaskan Banjir Driyorejo, DPRD Gresik Dorong Pemkab Siapkan Relokasi bagi Pedagang Terdampak

"Pemerintah Kabupaten Gresik melalui OPD terkait berkomitmen mendukung sepenuhnya kegiatan pangan aman terpadu untuk dapat mewujudkan Gresik sebagai kabupaten pangan aman. Mudah-mudahan kegiatan ini akan membangun budaya pangan aman secara mandiri," ujar Bupati Yani kemarin Jumat (10/4).

Tidak hanya fokus pada pengawasan, Bupati Yani juga melihat peluang besar untuk memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Beliau mendorong BBPOM Surabaya untuk segera membuka klinik pelayanan terpadu di Kabupaten Gresik guna memangkas kendala birokrasi dan jarak yang selama ini dikeluhkan para pelaku usaha saat mengurus izin edar.

Baca Juga: Skandal SK ASN Palsu di Pemkab Gresik: ASN Aktif dan Mantan ASN Terlibat, Korban Capai 14 Orang

"Kehadiran layanan tersebut diharapkan akan mempermudah para pelaku UMKM, khususnya di sektor makanan dan minuman, dalam mengurus izin edar produk. Sambil berjalan, terkait rencana lokasi unit pelayanan BBPOM tersebut untuk sementara bisa dibuka di Mal Pelayanan Publik (MPP)," imbuhnya.

Menanggapi permintaan tersebut, Kepala BBPOM Surabaya, Yudi Noviandi, memberikan apresiasi tinggi atas proaktifnya Pemkab Gresik.

Berdasarkan penilaian BBPOM pada tahun 2025, Kabupaten Gresik meraih skor 72,09 dengan kategori "Baik", sebuah capaian yang diharapkan terus meningkat seiring adanya kemudahan akses perizinan bagi UMKM.

Baca Juga: Bupati Gresik Selidiki Skandal SK Palsu ASN, Ajak Korban Berani Melapor ke Polisi

"Saya sangat apresiasi ini. Kita akan lakukan pendampingan dan pengawasan terkait izin BPOM. Mohon untuk tetap dapat aktif mempertahankan dan kalau bisa ditingkatkan antara lain dalam kegiatan pengawasan pangan aman," ungkap Yudi Noviandi.

Melalui sinergi ini, Pemkab Gresik berharap percepatan pengurusan izin edar BBPOM dapat menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi daerah.

Dengan produk yang terjamin keamanannya, UMKM Gresik diharapkan mampu naik kelas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (han) 

Editor : Hany Akasah
#bbpom #Pemkab #surabaya #fandi akhmad yani #gresik