Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tiket Pesawat Mahal dan Layanan Buruk, Anggota DPR RI Nila Yani Hardiyanti Kritik Hambatan Pariwisata Nasional

Hany Akasah • Senin, 6 April 2026 | 08:57 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti. (Ist/Radar Gresik)
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK - Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, memberikan catatan kritis terhadap kondisi pariwisata Indonesia saat ini.

Meski sektor pariwisata tengah menunjukkan tren kebangkitan, Indonesia dinilai mulai tertinggal dalam persaingan global dibandingkan negara tetangga seperti Thailand dan Vietnam yang lebih agresif menarik wisatawan mancanegara.

Legislatif muda dari Dapil X Jawa Timur ini menilai bahwa persoalan mendasar yang menghambat kemajuan pariwisata bersifat struktural dan belum terselesaikan secara tuntas oleh pemerintah, melampaui sekadar urusan promosi dan pemasaran.

Baca Juga: Gerai KFC Gresik Tutup, Warga Kota Santri Banjiri Medsos dengan Nostalgia

“Berdasarkan evaluasi dalam berbagai rapat sebelumnya, persoalan utama kita terletak pada konektivitas ke destinasi yang masih terbatas, biaya perjalanan domestik yang mahal, serta kesiapan layanan di daerah yang belum konsisten. Ini yang membuat wisatawan, termasuk wisatawan domestik, lebih memilih ke luar negeri karena dianggap lebih mudah dan pasti,” ujar Nila dalam keterangan resminya, Senin (6/4).

Nila menyoroti keluhan masyarakat mengenai tingginya harga tiket pesawat domestik yang seringkali tidak rasional. Pada momentum libur panjang terakhir, ditemukan fakta bahwa biaya perjalanan ke sejumlah destinasi dalam negeri justru jauh lebih mahal dibandingkan perjalanan ke luar negeri.

“Ini adalah persoalan berulang yang tidak bisa terus dibiarkan tanpa solusi yang jelas dan berkelanjutan,” tegas politisi muda PDI Perjuangan tersebut.

Baca Juga: Tragedi Jebakan Tikus, Petani Asal Tebuwung Gresik Meninggal Tersengat Aliran Listrik di Sawah Sendiri

Selain faktor harga, kualitas layanan maskapai domestik juga tak luput dari perhatiannya. Ia mengungkapkan banyaknya permasalahan mulai dari keterlambatan penerbangan tanpa kepastian, kebersihan pesawat yang kurang terjaga, hingga minimnya perawatan fasilitas di dalam kabin yang dinilai jauh dari harapan.

“Kondisi ini tentu berdampak langsung pada citra pariwisata Indonesia di mata wisatawan. Jika tiket domestik lebih mahal dari internasional dan pelayanan maskapai seperti ini, maka wajar jika publik mempertanyakan keberpihakan pemerintah terhadap pariwisata nasional,” tambahnya.

Guna menyelesaikan benang merah persoalan ini, Nila Yani mendorong pemerintah untuk segera melakukan komunikasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa pembangunan pariwisata harus menyentuh aspek keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar destinasi wisata agar tidak terjadi ketimpangan.

Baca Juga: DLH Gresik Uji Lab Sampel Asap Misterius di Manyar, Perusahaan Terancam Sanksi Berat

“Isu keberlanjutan lingkungan, khususnya di destinasi prioritas, sangat penting hari ini. Yang tidak kalah penting juga adalah memastikan kualitas hidup masyarakat di destinasi wisata benar-benar meningkat. Disparitas antar daerah masih lebar, dan pariwisata seharusnya menjadi alat pemerataan, bukan justru memperdalam ketimpangan,” jelasnya.

Nila Yani berharap penyusunan program kerja ke depan dilakukan secara lebih berani dan terintegrasi antar kementerian serta lembaga, terutama yang berkaitan dengan transportasi, harga tiket, dan konektivitas.

Baca Juga: Nekat Beraksi Pagi Buta, Maling Motor di Balongpanggang Gresik Pasrah Diringkus Warga

“Ke depan, kita tidak bisa lagi bekerja secara sektoral. Pariwisata harus dibangun secara terpadu agar benar-benar menjadi motor pertumbuhan sekaligus pemerataan ekonomi nasional,” pungkas Nila Yani. (rir/han) 

Editor : Hany Akasah
#PARIWISATA #gresik #wisatawan #Nila Yani #DPR RI