Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Nila Yani Hardiyanti Dorong Industri Pangan Lokal Mandiri Bahan Baku dan Minim Impor

Hany Akasah • Jumat, 6 Maret 2026 | 11:08 WIB

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP., saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk di Kabupaten Gresik
Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP., saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk di Kabupaten Gresik

RADAR GRESIK – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, S.I.Kom., M.IP., menegaskan pentingnya memperkuat ketahanan industri pangan nasional agar tetap tangguh di tengah dinamika geopolitik global.

Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, legislator muda dari daerah pemilihan (Dapil) X Jawa Timur ini menyampaikan apresiasi kepada manajemen dan seluruh jajaran GarudaFood atas kontribusinya dalam memperkuat industri makanan nasional serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Menurut Nila, konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas produk dan membangun kemitraan merupakan fondasi penting bagi ekonomi nasional.

“Industri pangan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketahanan nasional. Saya mengapresiasi komitmen GarudaFood yang terus menjaga kualitas, memperkuat daya saing, serta membangun kemitraan dengan berbagai pihak sehingga industri pangan nasional tetap mampu bertahan di tengah dinamika global,” kata Nila.

Nila juga menekankan bahwa keberlanjutan produksi industri harus berjalan seiring dengan perlindungan terhadap tenaga kerja. Ia berharap sektor pangan tetap menjadi penopang utama penyerapan tenaga kerja guna menghindari dampak negatif dari ketidakpastian ekonomi dunia.

“Kita berharap produktivitas industri terus meningkat sehingga stabilitas tenaga kerja tetap terjaga. Industri nasional harus mampu bertahan dan berkembang agar tidak terjadi gelombang PHK di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.

Di sisi lain, Komisi VII DPR RI turut menyoroti tantangan terkait ketergantungan bahan baku impor. Nila menuturkan bahwa ketegangan geopolitik, seperti di kawasan Timur Tengah atau gangguan pada jalur perdagangan strategis dunia seperti Selat Hormuz, dapat berdampak langsung pada biaya produksi. Ia mendorong perusahaan untuk memperkuat mitigasi melalui diversifikasi sumber bahan baku domestik.

“Ketahanan industri nasional tidak boleh terlalu bergantung pada faktor eksternal. Diversifikasi sumber bahan baku dan penguatan rantai pasok domestik menjadi langkah penting agar industri kita tetap tangguh menghadapi dinamika global,” tegas politisi muda PDI Perjuangan tersebut.

Selain isu ketahanan, Nila menyoroti pentingnya transformasi industri menuju keberlanjutan lingkungan. Ia mendorong GarudaFood untuk mengambil peran sebagai pionir dalam sustainable packaging atau inovasi kemasan yang lebih ramah lingkungan guna mengurangi dampak penggunaan kemasan sekali pakai.

“Ke depan, industri pangan tidak hanya dituntut meningkatkan produksi, tetapi juga harus memikirkan keberlanjutan lingkungan. Saya mendorong GarudaFood menjadi pionir dalam inovasi kemasan makanan yang lebih ramah lingkungan,” tuturnya.

Menutup kunjungannya, Nila menilai perusahaan besar nasional memiliki tanggung jawab sosial untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar kawasan industri.

“Industri yang kuat bukan hanya yang produknya laku di pasar, tetapi juga yang mampu tumbuh bersama masyarakat dan membuka ruang ekonomi baru bagi daerah tempat industri itu berkembang,” pungkasnya. (han) 

Editor : Hany Akasah
#garudafood #gresik #kunjungan #Nila Yani #DPR RI