Dukung Sektor Pertanian dan Kesehatan Pemkab Gresik Fokus Perbaikan Infrastuktur Jalan Gresik Selatan

Hany Akasah • Dipublikasikan Minggu, 25 Juni 2023 | 22:13 WIB

 

BAKAL DIASPAL : Bupati Yani meninjau jalan Desa Kesamben Kulon yang bakal jadi akses pendukung sektor pertanian dan kesehatan.
BAKAL DIASPAL : Bupati Yani meninjau jalan Desa Kesamben Kulon yang bakal jadi akses pendukung sektor pertanian dan kesehatan.

 

GRESIK-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meningkatkan ketahanan pangan melalui pertanian dan akses kesehatan masyarakat dengan peningkatan infrstruktur jalan. Sebagai tahap awal, Pemkab melakukan peningkatan infrastruktur dengan membangun jalan Sidoraharjo Kecamatan Kedamean. Jalan yang dibangun ini nantinya akan terhubung ke jalan Desa Kesambenkulon, Kecamatan Wringinanom.

 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jalan yang dibangun ini bakal dijadikan sebagai penunjang transportasi ketahanan pangan yang dihasilkan dari pertanian. Selain itu, Pemkab juga berupaya meminimalisir dampak iklim ekstrim ‘El Nino’.

 

"Jalan Sidoraharjo-Kesambenkulon ini sekaligus menjadi jalur alternatif antar Kecamatan Kedamean dan Weringinanom sehingga akan pula menjadi akses ke Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) sehingga mempermudah akses transportasi bagi masyarakat Gresik wilayah selatan," kata Yani.

 

Dijelaskan, anggaran yang digelontorkan pemerintah daerah untuk pembangunan jalan aspal sepanjang 800 meter dengan lebar 5 meter ini mencapai Rp 4,1 miliar. Pada awal Mei lalu telah dilakukan penyiapan badan jalan dan tes material ke laboratorium independen Institut Tehnologi Sepulun Nopember Surabaya atau ITS.

Hingga saat ini, progres fisik sudah sampai pada tahap penggalian tanah dan pemasangan cericuk bambu untuk pekerjaan pondasi Tembok Penahan Tanah (TPT). Ini merupakan penuntasan dari total panjang ruas 3 km yang telah dikerjakan sejak beberapa waktu lalu.

 Baca Juga: Dewan Soroti Lelang Proyek Jalan Banter-Kalipadang

“Ini sangat penting karena dapat menunjang ketahanan pangan, apalagi adanya ancaman iklim ekstrim ‘elnino’ yang ada di depan mata. Tahun 2023 kita akan menuntaskan jalan support ketahanan pangan ini untuk para petani, sehingga mudah untuk panen. Tinggal PJU nya, setelah jalan siap akan segera dipasang oleh Dishub sehingga jalan ini akan tuntas.” paparnya.

 

Selain jalan Sidoraharjo – Kesambenkulon, Dinas PUTR juga tengah menyelesaikan jalan akses ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Belahanrejo, Kedamean. Volume pekerjaan akan mencakup jalan sepanjang 530 meter dengan lebar 5,4 meter. Jalan ini ditargetkan akan selesai bersamaan dengan resminya TSPT pada akhir tahun 2023 nanti.

 

“Ketika akses jalan dan TPST sudah rampung maka insyalllah, akhir tahun 2023 jalan sudah bisa dibuat untuk melakukan aktifitas ekonomi masyarakat. Karena sampah juga masih bernilai ekonomi jika kita kreatif menciptakan terobosan. Tentu pemerintah akan memfasilitasi. Nantinya, TPST ini dapat menampung sampah dari 4 kecamatan, yaitu Menganti, Kedamean, Driyorejo, dan Wringinanom.” ujarnya.

 

Rencananya, TPST Gresik Selatan ini akan berfungsi sama dengan TPA Ngipik yang sudah menggunakan mesin RDF dalam mengolah sampah. Ini menujukkan keseriusan Pemkab Gresik dalam menangani masalah sampah yang menggunung di wilayah Gresik Selatan. (fir)

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Perbaikan Jalan Rumah Sakit Gresik Sehati pemkab gresik Peningkatan Infrastruktur Sektor Pertanian