Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Pemkab Gresik, Suudin mengatakan, saat ini capaian parkir sudah Rp 2,3 miliar. Jumlah itu sebetulnya sudah naik drastis sejak satu bulan terakhir. “Sebelumnya, itu hanya Rp 900 juta hingga triwulan 2,” ujarnya.
Dikatakan, sampai akhir tahun Dishub hanya bisa mentarget Rp 5 miliar. Sedangkan, dalam Perubahan APBD 2022, target Rp 9 miliar yang sudah ditetapkan di awal tahun tidak direvisi. “Karena untuk merubah target sersebut, perlu adanya kajian baru lagi,” terangnya.
Baca juga : Upaya Mendongkrak Pendapatan Parkir, Kadishub Terjun Awasi Lapangan
Menurut dia, sistem non tunai pada parkir sudah efektif menekan angka kebocoran. Hanya saja, masih perlu sosialisasi secara masif. Mengingat, di lapangan masyarakat masih membayar dengan tunai, kemudian yang melakukan scan tetap juru parkir.
"Kalau bisa maksimal kami berharap pendapatan bisa diangka Rp 5 miliar,” imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah