Plt. Kepala Diskoperindag Gresik, Malahatul Fardah mengatakan dari data sementara ada 1.448 koperasi dan 56 ribu UMKM yang ada di Gresik. Diharapkan mereka menjadi tumpuan ekonomi kabupaten. “Jumlahnya sangat banyak sekali. Ke depan bisa dimaksimalkan untuk meningkatkan roda perekonominan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Farda menjelaskan, pendataan ini bukan hanya bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Gresik namun juga sebagai informasi satu data Indonesia. "Data ini penting dan krusial, karena akan menjadi bahan bahan pertimbangan pengambilan kebijakan pemerintah dan pemerintah daerah terkait dengan kegiatan ekonomi bagi masyarakat,"ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Koperasi dan UKM Diskoperindag, Fransiska Dyah AP mengatakan, tujuan SIDT untuk menuju satu data Indonesia dan supaya tidak terjadi lagi data yang berbeda - beda antara satu dengan yang lainnya. Data ini akan digunakan dengan data kebijakan dan sehingga satu data terintegrasi. "Mudah - mudahan pendataan lengkap UMKM dan koperasi yang ada di Kabupaten Gresik berjalan lancar dan mendata potensi dan tidak hanya jumlah tapi kualitas,"ungkapnya. (jar/rof)
Editor : Hany Akasah