RADAR GRESIK - Seorang pemuda berinisial DA (27) diamankan warga setelah diduga melakukan percobaan pencurian dengan cara memasuki pekarangan rumah tanpa izin di Dusun Ngablakrejo, Desa Gempolkurung, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Sabtu (1/11) dini hari.
Akibat insiden tersebut, terduga pelaku harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) oleh petugas kepolisian setelah mengalami luka-luka akibat amuk massa.
Tertangkap CCTV Saat Buka Pagar
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula sekitar pukul 02.00 WIB. Pemilik rumah, inisial FZ (25), menjadi curiga setelah melihat rekaman CCTV di rumahnya.
Rekaman tersebut memperlihatkan seorang pria tak dikenal tengah membuka pagar rumahnya yang tidak terkunci.
Pelaku kemudian terlihat berusaha membuka jendela rumah, namun upayanya gagal dan tidak menimbulkan kerusakan.
Korban FZ yang merasa curiga langsung memberitahukan warga sekitar. Tak lama berselang, sejumlah warga datang dan berhasil mengamankan pemuda tersebut.
Diduga, sempat terjadi amuk massa sebelum petugas kepolisian dari Polsek Menganti tiba di lokasi kejadian.
Pelaku Dirawat Sebelum Diperiksa
Terduga pelaku, DA (27), yang diketahui juga merupakan warga Dusun Ngablakrejo, Desa Gempolkurung, segera dibawa petugas kepolisian ke Rumah Sakit Eka Husada Menganti untuk mendapatkan perawatan medis.
Setelah kondisinya memungkinkan, ia akan dibawa ke Mapolsek Menganti guna pemeriksaan lebih lanjut.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga memeriksa dua orang saksi, yakni MF dan R (50), yang turut menyaksikan kejadian tersebut.
Kapolsek Menganti, AKP Dawud, membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Kejadiannya Sabtu (1/11) dini hari, dugaan kasus percobaan pencurian dan memasuki pekarangan rumah orang tanpa izin. Pelaku sudah diamankan dan akan kami periksa lebih lanjut,” ujar AKP Dawud.
AKP Dawud menambahkan, langkah yang telah dilakukan pihak kepolisian meliputi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan pelaku, memeriksa saksi-saksi, membuat berita acara penyerahan dari warga, serta melakukan pemeriksaan medis di RS Eka Husada Menganti.
"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah