Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Rekonstruksi Pembunuhan Driver Ojol, Terungkap Niat Tersangka Menghabisi Korban Sejak Awal

Yudhi Dwi Anggoro • Kamis, 23 Oktober 2025 | 19:17 WIB
REKONSTRUKSI ULANG : Tersangka Syahrama saat melakukan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan korban SAC driver ojol yang mayatnya dibungkus kardus.
REKONSTRUKSI ULANG : Tersangka Syahrama saat melakukan rekonstruksi ulang kasus pembunuhan korban SAC driver ojol yang mayatnya dibungkus kardus.

RADAR GRESIK – Reka adegan atau rekonstruksi ulang kasus pembunuhan tragis terhadap driver ojol, Sevi Ayu Claudia (SAC) (30), asal Desa Pecantingan, Sidoarjo, digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik bersama Polres Gresik pada Rabu (22/10). Rekonstruksi tersebut secara jelas menggambarkan niat tersangka Syahrama untuk menghabisi nyawa korban.

Kasi Pidum Kejari Gresik, Bram Prima Putra, menjelaskan bahwa total ada 50 adegan yang diperagakan. Niat tersangka membunuh korban terlihat sejak awal persiapan.

"Niatan tersangka membunuh terlihat dari perlengkapan yang telah disiapkan. Mulai memancing korban datang ke tempat kerja, kemudian menyiapkan alat pukul, sampai memeriksa denyut nadi korban dan perlengkapan untuk mengemas jasad korban," kata Bram.

Rekonstruksi dimulai dengan adegan saat tersangka menagih utang kepada korban SAC yang tak kunjung dibayar. Tersangka lantas memanggil korban untuk datang ke tempat percetakan tempatnya bekerja di Perum Griya Bhayangkara Permai, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Di lokasi tersebut, terungkap bagaimana tersangka telah menyiapkan perlengkapan untuk menghabisi nyawa korban, termasuk besi pemotong kertas dan kayu untuk memukul kepala SAC.

Korban akhirnya tersungkur di depan kamar setelah dipukul, kemudian diseret masuk ke dalam kamar. Setelah itu, tersangka memeriksa denyut nadi korban pada tangan untuk memastikan korban sudah tidak bernapas.

Setelah korban dipastikan meninggal, tersangka mengambil pisau untuk merampas tas korban.

"Tas korban saya ambil pakai pisau. Kemudian, saya duduk di samping korban, untuk mengambil isi tas berupa uang Rp 1.100.000 dan tiga handphone," ujar Syahrama saat reka adegan.

Usai mengambil barang berharga, tersangka langsung mengikat tangan dan kaki korban menggunakan tali rafia. Jasad korban kemudian dikemas menggunakan plastik hitam pembungkus sampah dan dimasukkan ke dalam kardus.

Tersangka selanjutnya memanggil ojek online untuk membantunya mengangkat jasad korban yang sudah terbungkus kardus. Jasad tersebut lalu dibawa menggunakan motor untuk dibuang di wilayah Kedamean, Gresik. "Jasad korban saya masukkan kardus untuk dibuang jasadnya," tambahnya.

Bram Prima Putra menyampaikan, hasil rekonstruksi ini akan segera dirapatkan dan dikoordinasikan dengan penyidik Polres Gresik untuk melengkapi berkas.

"Hasil rekonstruksi ini kita koordinasikan dengan penyidik Polres Gresik untuk proses pelimpahan tersangka beserta barang bukti," pungkasnya. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#menganti #gresik #pembunuhan #Ojol #sIDOARJO #reka adegan