RADAR GRESIK – Sebuah insiden yang membutuhkan upaya penyelamatan terjadi di Jalan Kalimantan No. 28, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Gresik, pada Selasa malam (7/10).
Seorang wanita bernama Mabrurah (34) harus dievakuasi oleh tim penyelamat setelah kaki kanannya terperosok dan terjepit di dalam lubang selokan pinggir jalan.
Menurut laporan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, insiden ini bermula sekitar pukul 19.30 WIB. Korban bersama suaminya, Jakariya, saat itu berhenti untuk membeli kue.
Ketika turun dari sepeda motor, Mabrurah tidak menyadari adanya lubang selokan yang cukup besar di tepi jalan. Kaki kanannya tiba-tiba terperosok dan terjepit kuat di bawah tutup cor selokan.
Jakariya yang panik segera meminta bantuan warga dan menghubungi Command Center 112 Gresik. Laporan darurat tersebut dengan cepat diteruskan kepada Damkarla Gresik Pos Kota.
Tim rescue beranggotakan delapan personel langsung bergerak menuju lokasi dengan membawa 1 unit mobil Rescue Isuzu Panther.
Tim tiba di lokasi sekitar pukul 20.10 WIB dan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) serta warga setempat. Proses evakuasi terbilang menantang karena kaki korban terjepit di bawah penutup cor selokan. Petugas Damkarla harus menggunakan linggis dan bodem untuk membuka tutup cor secara perlahan dan hati-hati.
Setelah berjuang sekitar satu jam, korban berhasil diselamatkan sekitar pukul 21.00 WIB dalam kondisi selamat, meski mengalami luka lecet pada kakinya. Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dibawa oleh tim kesehatan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Kepala Regu Piket, M. Nurul Haqqi, memastikan bahwa proses penyelamatan berjalan lancar tanpa kendala berarti. "Tidak ada kerugian materiil dan kesulitan dalam proses penyelamatan ini," ujarnya.
Hingga awal Oktober 2025, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Gresik mencatat total 19 kejadian penyelamatan (rescue) dan 12 kejadian kebakaran di wilayah Kabupaten Gresik.
Editor : Hany Akasah