RADAR GRESIK - Masyarakat NTB digemparkan oleh aksi tidak biasa yang terjadi di Masjid Hubbul Wathan Islamic Center (IC) Mataram Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin siang (14/04).
Seorang pria muda tertangkap basah menyamar sebagai jemaah perempuan dengan mengenakan mukena dan masuk ke barisan shaf wanita saat salat Zuhur berlangsung.
Peristiwa ini menjadi viral setelah video berdurasi 1 menit 4 detik tersebar luas di media sosial. Dalam video tersebut, pria yang mengenakan mukena bermotif putih dan masker terlihat duduk di barisan jemaah perempuan.
Gerak-geriknya yang mencurigakan mengundang kecurigaan jemaah lain, hingga akhirnya dilaporkan ke petugas keamanan masjid.
Pelaku diketahui berinisial FRY (23) seorang mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Mataram yang berasal dari Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.
Dalam pengakuan awal kepada aparat, FRY menyebut bahwa dirinya mendengar “bisikan gaib” yang mendorongnya melakukan aksi penyamaran tersebut. Namun, pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut motif dan kondisi kejiwaan pelaku.
Aksi penyamaran ini menunjukkan adanya celah dalam sistem keamanan tempat ibadah, khususnya dalam pengawasan akses ke area ibadah perempuan.
Meskipun Masjid IC Mataram merupakan masjid termegah di NTB dan menjadi ikon wisata religi, kejadian ini membuktikan bahwa sistem pengamanan belum cukup ketat untuk mencegah tindakan penyusupan seperti ini.
Kepala UPTD Islamic Center NTB, Sahnan , dalam keterangannya kepada media menyampaikan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan berkomitmen memperketat pengawasan. Ia juga mengimbau jemaah, khususnya perempuan, untuk tidak segan melaporkan jika menemukan kejanggalan di lingkungan masjid.
“Ini bukan hanya persoalan pelanggaran norma, tapi juga masalah keamanan dan kenyamanan jemaah. Kami akan evaluasi sistem pengamanan agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Sahnan.
Editor : Hany Akasah