Manyar- Kurang dari 3 jam kebakaran yang melanda fasilitas unit produksi Asam Sulfat Smelter PT Freeport Indonesia di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik berhasil dipadamkan. Hal ini berkat dukungan dari berbagai pihak utamanya Pemerintah Kabupaten Gresik, Pemerintah Kota Surabaya dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
"Tim tanggap darurat PTFI telah bergerak cepat untuk menangani dalam waktu relatif singkat tentu saja ini juga berkat dukungan dari pemerintah daerah Gresik dan Surabaya," kata VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati.
Selanjutnya pihaknya akan melakukan asesment dan kerusakan yang terjadi dan evaluasi penyebab utama kekadian ini setelab area dinyatakan untuk dimasuki.
"Insiden kebakaran telah berhasil dikendalikan dengan baik. Seluruh karyawan telah dipastikan aman dan tidak ada cedera yang dilaporkan. Sejak awal keselamatan seluruh karyawan adalah prioritas utama kami," imbuhnya.
Sementara itu pantauan dilapangan api sudah tidak terlihat lagi pada pukul 21.00 WIB. Hanya saja mobil damkar jenis Bronto Skylift milik Pemerintah Kota Surabaya terus melakukan pembasahan di area bagian atas pabrik.
Sedangkan pada bagian lain personil Dinas Damkar dari Kabupaten Gresik juga ikut terjun melakukan pembasahan pada bagian bawah.
Editor : Cak Fir