RADAR GRESIK-Kecelakaan di Wilayah Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik kembali terjadi. Kali ini, kecelakaan melibatkan sebuah mobil Pajero dengan sepeda motor Jalan Raya Desa Pandanan Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Atas kecelakaan teresebut dua pelajar mengalami luka - luka dan dilarikan ke RSUD Ibnu Sina, Gresik.
Diketahui kendaraan yang terlibat kecelakaan yaitu sepeda motor Honda Vario Nopol W 4110 A yang dikendarai Naysa Putri Rizkiyah,13, Pelajar (mengalami luka pada kepala ) berboncengan dengan Nadia Qurrota A'yuna,16, Pelajar, (mengalami luka pada tangan dan kaki bagian kiri) keduanya warga Desa Glanggang, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik
Sedangkan kendaraan kendaraan mobil Mitsubishi Pajero Sport Nopol S 1606 BU yang dikemudikan Deny Kriswanto ,39, seorang Dokter asal Dusun Majesam, Desa Bakung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Andri Aswoko mengatakan awal mula kejadian kecelakaan Sabtu (14/9) sekitar pukul 18.15 WIB, dilaporkan pada hari Minggu (15/9) pukul 02.30 WIB saat kendaraan sepeda motor Honda Vario Nopol W 4110 A yang dikendarai Naysa Putri Rizkiyah berboncengan dengan Nadia Qurrota A'yuna.
Mereka berjalan menyeberang dari arah utara menuju keselatan dengan kecepatan pelan di Jalan Raya Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
Saat melintas di tempat kejadian pengendara sepeda motor Honda Vario saat menyeberang tidak memprioritaskan kendaraan yang berjalan lurus di jalur utama.
Dalam posisi belum aman sehingga terbentur kendaraan Mobil Mitsubishi Pajero Sport Nopol S 1606 BU yang dikemudikan Deny Kriswanto ( Safety belt, ada SIM-A ) yang saat itu berjalan lurus ( barat ketimur ) dijalur utama dengan kecepatan sedang dan terjadilah kecelakaan lalu lintas.
"Akibat dari kecelakaan tersebut Naysa Putri Rizkiyahmengalami luka pada kepala dan kaki bagian kiri dan Nadia Qurrota A'yuna mengalami luka pada tangan dan di bawa ke RSUD Ibnu Sina, Gresik untuk dimintakan VER Luka," ujarnya.
Faktor yang mempengaruhi kecelakaan dikarenakan pengendara Sepeda motor Honda Vario Nopol W 4110 A saat berjalan menyeberang tidak memprioritaskan kendaraan yang berjalan lurus dijalur utama dan posisi belum aman.
"Selain korban luka - luka kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kerugian meteril Rp 2.000.000," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah