RADAR GRESIK- Belasan rumah di wilayah Kabupaten Gresik disatroni komplotan maling. Kali ini para pelakunya beraksi di wilayah Desa Gredek, Kecamatan, Duduksampeyan. Diketahui 16 rumah serta toko yang dibobol para para pelaku.
Atas kejadian terebut korban kehilangan harta bendanya berupa uang, handphone hingga perhiasan.
Kades Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Gresik M Bahrul Ghofar mengatakan, ada 16 warga yang rumahnya mengalami kasus pencurian. Namun kejadianya terjadi tidak langsung sehari namun bergiliran pad bulan Juli. Ironisnya, warga melihat fakta-fakta jika kejadian kemalingan saat Bulan Suro atau Muharram
"Empat rumah yang dibobol maling beradi di Dusun Kedung Banteng selama bulan Suro atau Muharram. Sedangkan, 16 rumah di Desa Gredek . Tadi malam kejadian ada yang kebobolan lagi," ujar Kades Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Gresik M Bahrul Ghofar, Senin (22/7).
Kades Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Gresik M Bahrul Ghofar mengaku, banyak masyarakat yang percaya memang saat bulan suro harus hati-hati. Karena banyak kejadian aneh yang terkadang di luar nalar saat bulan Suro.
Misteri kejadian kemalingan tersebut ada tiga kali kejadian diatas pukul 00.00 WIB malam, dan sekali terakhir kejadian sekitar sore hari. Akibat dari kejadian tersebut, barang berharga emas dan sejumlah uang tunai berhasil dicuri.
“Anehnya para pelaku pencurian tidak mengambil barang elektronik, hanya ambil sejumlah uang tunai dan emas. Ada yang kerugian Rp 1 juta sampai Rp 2 juta dari masing-masing rumah yang dibobol oleh para pelakunya," jelas Kades Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Gresik M Bahrul Ghofar.
Untuk meminimalisir kembali kejadian, warga melakukan piket malam. Warga bersama petugas dari Perlindungan Masyarakat (Linmas) berjaga di pintu masuk gapura desa. Warga menjaga dan menanyakan tamu dari luar desa. Serta sistem keluar masuk desa satu pintu.
Baca Juga: Lompat dari Trailer, Remaja Belasan Tahun Asal Gresik Tewas Terlindas Ban di Kebraon Surabaya
Menurutnya, dari empat kali kejadian, hanya pertama kejadian dilaporkan polisi. Para pelaku rata-rata membobol pintu belakang rumah dalam menjalankan aksinya.
“Semalam juga ada yang dibobol lagi rumah Yastatik ,36, RT 1 RW 1, Desa Gredek dan uang senilai Rp 50 ribu raib, namun laptop dan handphone yang tergeletak tidak diambil oleh pelaku," ungkap Kades Desa Gredek Kecamatan Duduksampeyan Gresik M Bahrul Ghofar.
Saat dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kanitreskrim Polsek Duduksampeyan Aipda Hari Wartono membenarkan sudah ada laporan yang masuk dari beberapa korban.
"Ada beberapa korban yang sudah membuat laporan. Kami sudah melakukan olah TKP. Sat ini masih dilakukan penyelidikan," ucap Aipda Hari Wartono.
Untuk kejadian semalam, pihaknya mengaku belum ada laporan yang masuk.
"Meski begitu, kami langsung menuju ke lokasi dan melakukan patroli dan melakukan olah TKP," pungkas Aipda Hari Wartono.(yud/han)
Editor : Hany Akasah