RADAR GRESIK- Komplotan begal beraksi di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Kali ini, seorang pengendara motor atau pemuda diduga jadi korban begal hingga motor dirampas di Jalan Raya Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo, Gresik, Sabtu (8/6) dini hari.
Informasi yang dihimpun korban kehilangan sepeda motor Honda GL bernopol W 4072 F usai dirampas komplotan begal.
Kronologinya saat itu korban sedang membeli rokok di sebuah warung Madura. Usai membeli rokok korban tiba-tiba didatangi para pelaku yang berjumlah delapan orang dan langsung ditodong senjata tajam (sajam) untuk menyerahkan motor miliknya.
Kemudian para pelaku begal langsung membawa kabur meninggalkan korban di pinggir jalan.
Mengetahui motornya dibawa kabur para pelaku korban berteriak maling - maling dan didengar oleh warga, Driyorejo, Gresik.
Warga yang mendengar teriakan korban sempet mengejar para pelaku namun tidak terkejar. Para pelaku kabur ke arah Kota Baru Driyorejo (KBD), Gresik.
Informasi pelaku memiliki ciri-ciri memakai motor matic (Honda Beat, Vario 125 hitam). Orangnya tinggi besar dan salah satu ada tato di sebelah mata.
Atas kejadian terebut korban melapor ke pihak Polsek Driyorejo, Gresik
Saat dikonfirmasi, Kanit reskrim Polsek Driyorejo, Gresik Ipda Asworo membenarkan kejadian tersebut.
Korban baru saja membuat laporan ke Polsek. Korban berinisial SR dan FR warga Desa Wedoroanom, Kecamatan Driyorejo sekitar pukul 01.00 Wib saat itu korban membeli camilan di toko Madura tiba-tiba datang 4 sepeda motor berboncengan dengan menggunakan jaket dan bermasker menanyakan ke korban.
"Heh, kamu anak salah satu perguruan silat ya? Kemudian korban menjawab " Bukan saya tidak ikut apa -apa" kata korban.
Kemudian para pelaku mengeluarkan senjata tajam.
Karena ketakutan akhirnya korban lari meninggalkan kendaraan tersebut dan kendaraan itu dibawa pelaku ke arah timur.
"Benar, baru saja korban membuat laporan ke Polsek Driyorejo, Gresik" ujarnya, Minggu (9/6).
Ipda Aswoko mengungkapkan dari keterangan korban motor yang dibawa pelaku merupakan motor pinjam ke temanya korbannya.
"Motornya pinjam untuk beli cemilan di warung, korban juga mengaku diduga pelaku berjumlah delapan orang. Sementara ini pihak kami masih melakukan penyeledikan dan pemeriksaan saksi," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah