RADAR GRESIK - Seorang pengendara motor bernama Darmiadi, 55 tersambar kereta api saat mau asyik me mancing.
Warga Lakarsantri Desa Lakarsantri, Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya itu mengalami luka patah tulang.
Sehingga korban harus dilarikan ke RSUD Ibnu Sina Gresik usai dirinya terserempet Kereta Api 61( KA Sembrani) relasi SBI - GMR di jalur kereta api KM 208 - 200 petak jalur hilir Cerme - Duduksampeyan, Gresik.
Informasi yang dihimpun awal mula kejadian pada hari Minggu (5/5) sekitar pukul 08.18 WIB.
Saat itu korban Darmiadi mengendarai sepeda motornya hendak berangkat memancing melewati pinggiran jalur rel kreta api di KM 208+200 petak jalan jalur hilir Cerme - Duduksampeyan Gresik. Korban membelakangi kereta api yang sedang melintas dari arah timur ke barat.
Kemudian saat korban menghindari tiang sinyal. Korban terserempet kereta Api 61( KA Sembrani) relasi SBI - GMR yang sedang melintas. Sehingga korban terpental keluar jalur kereta api dengan luka di bahu sebelah kiri.
Tidak lama anggota Polsek Cerme datang membantu dan mengevakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke Puskesmas Cerme dan kemudian di rujuk ke RSUD Ibnu Sina, Gresik.
Saat dikonfirmasi kejadian terebut, Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo membenarkan kejadian kecelakaan tersebut. Korban sudah dilakukan evakuasi akibat keserempet Kereta Api saat hendak mancing.
"Keserempet kereta api korban sudah dibawa ke RSUD Ibnu Sina, Gresik," ujarnya, Minggu (5/5).
Iptu Andi mengungkapkan Korban mengalami pata tulang di bahu dan patah tulang pada pundak sebelah kiri.
"Untuk motor korban sudah kami amankan dan kerugian atas kejadian tersebut masih dilakukan penyelidikan," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah