GRESIK-Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mendatangi Mapolres Gresik, Kamis (19/10). Kedatangannya untuk memantau kasus siswi kelas 2 SD Negeri 236 Gresik SAH ,8, yang buta diduga dicolok tusukan bakso di sekolah.
Ketua harian Kompolnas Benny Mamoto mengatakan pihaknya datang ke Mapolres Gresik untuk mensupervisi kasus anak - anak yang dialami SAH.
“Kami supervisi tentang tahapan penyedikan yang sudah dilakukan, kemudian hasilnya serta mendengar langsung dari para ahli-ahli dalam pemeriksaan,” kata Benny.
Pihaknya juga mengundang Satreskrim Polres Gresik dan keluarga dari orang tua korban. Tujuannya dalam rangka mewujudkan transparasi penyidikan. Sehingga masalahnya jadi selesai. “Kami juga menampung masukan dan saran untuk ditindak lanjuti penyelidik,” tegasnya.
Beberapa penyidikan dilakukan Polres yakni diklarifikasi penghapusan CCTV. Diakui, pada saat kejadian CCTV itu tidak berfungsi. “Penyidik harus menyelesaikan perkara sampai tuntas dan kesimpulanya tetap disampaikan ke publik,” tegasnya.
Kuasa Hukum Korban SAH Abdul Malik menuturkan, Kompolnas juga akan melakukan pendalaman, Jika perlu ada lie detector.
"Kami berharap ada permohonan maaf dari pelaku, apalagi kini korban sudah sembuh. Sehingga kami garapkan kasus ini selesai, " ungkapnya.
Sementara ayah korban SAH Samsul Arif mengungkapkan anaknya sudah mulai membaik dan normal, serta sudah bisa melihat lagi. "Anak pindah sekolah. Saya juga belum mencabut laporan ini sampai kasus tersebut selesai, " tuturnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah