Kapolres Gresik AKBP Aditya Panji Anom mengatakan, guna meminimalisir gesekan antar anggota perguruan silat, maka diimbau tidak ada konvoi yang dilakukan pesilat di Kabupaten Gresik.
"Apabila ada tindakan konvoi menggunakan sepeda motor terus berbuat anarkis terhadap masyarakat yang dilakukan anggota perguruan pencak silat dalam hal ini sangatlah bertentangan dengan nilai luhur dalam pencak dan bertentangan dengan apa yang diajarkan dalam perguruan pencak silat, " ujarnya, Senin (5/6).
Pihaknya akan melakukan tindakan represif kepada pesilat yang melakukan konvoi apabila berpotensi terjadi tindak pidana dan melanggar undang - undang dan hukum yang berlaku. "Anggota jangan segan - segan untuk memproses apabila ada oknum pencak silat yang anarkis saat konvoi menggunakan sepeda motor dan merugikan warga Gresik, " jelasnya.
Dalam upaya tersebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan semua stakeholder di kabupaten Gresik.” Tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah