Kronologisnya, setelah salat Jumat sekitar pukul 13.00 WIB, Arik bersama kedua temannya Riski ,10, dan Irfi 14 th bermain ke Kalimireng untuk mencari kerang. Korban Arik dan kedua temanya lepas baju dan terjun ke pinggir sungai sambil mencari kerang buat dimasak. Arik renang ke tengah hingga terbawa arus bawah. Saksi memberi pertolongan dengan memakai bambu panjang kurang lebih 5 meter, namun tidak bisa tertolong. Selanjutnya, saksi Riski pulang mengabari orang tuanya bahwa saudara Arik tenggelam di kali miring.
Baca Juga : Ngerem Mendadak, Warga Banyuurip Tewas di Jalan Raya Driyorejo
Kapolsek Manyar membenarkan kejadian tersebut saat ini pihaknya masih melakukan pencarian. " Ada anak tenggelam dan masih dilakukan pencarian dengan anggota Satpilairud Polres Gresik dan BPBD Gresik, " ujarnya, Jumat, (16/12).
Sementara itu, salah satu warga Desa Sidorukun Mahmud menuturkan peristiwa itu bermula saat korban mencari kerang bersama kedua temannya. Korban tiba-tiba berenang ke tengah, tak lama kemudian korban tidak terlihat. Mengetahui hal itu, dua teman korban melaporkan ke warga sekitar.
"Kejadian sore sekitar habis Asyar. Korban mencari kerang bersama dua temannya, tiba-tiba menghilang. Korban asli Sidorukun tapi orang tua beli tanah di kavlingan Peganden," tuturnya.
Kepala BPBD Gresik Darmawan mengungkapkan pihaknya mengirimkan enam anggotanya dengan menggunakan satu perahu karet untuk membantu melakukan pencarian korban. " Saat ini masih dilakukan penyelaman oleh salah satu personil Polairud Polres Gresik dan dilakukan penyisiran dan pemasangan jaring di sekitar kejadian, " pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah