Kanit Intel Polsek Cerme, Aipda Herman Efendi mengatakan, seorang pelaku berhasil diringkus saat hendak melakukan serangan susulan. Adapun terduga pelaku tersebut bernama Jaka Batar Satoriawan ,21, asal Tambakrejo, Surabaya.
"Kami telah mengamankan satu orang pelaku penyerangan dan mengidentifikasi enam orang korban penyerangan. Saat ini kasusnya diserahkan ke Polres Gresik," ujar Herman.
Dijelaskan, dari tangan pelaku polisi turut serta mengamankan batu yang disimpan di saku celana. Diduga kuat batu tersebut akan digunakan untuk menyerang rombongan pesilat yang masih berada di Polsek.
"Jadi anggota silat pagar nusa sudah berada di Polsek tapi masih diserang oleh puluhan pesilat dari perguruan lain," imbuhnya.
Bahkan, kata Herman, polisi harus meletuskan tembakan ke udara untuk menghalau masa yang akan menyerang Mapolsek. "Total sekitar ada 50 orang mendatangi pesilat pagar nusa yang sedang berlindung di Polsek," imbuhnya.
Sebelumnya diberitakan, ratusan anggota perguruan silat Pagar Nusa asal Bojonegoro diserang puluhan orang tak dikenal (OTK) yang mengenakan pakaian serba hitam dan bercadar di wilayah Pakal, Benowo, Surabaya, Minggu siang.
Gerombolan orang bercadar hitam itu mengejar dan melempari mobil yang ditumpangi rombongan pesilat dengan batu hingga terjadi kericuhan. Enam orang dari anggota Pagar Nusa mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan. Sementara kaca mobil minibus yang membawa rombongan pesilat Pagar Nusa hancur.
Kejadian penyerangan bermula saat ratusan anggota perguruan silat Pagar Nusa asal Bojonegoro usai mengikuti kegiatan halal bihalal di wilayah Keputih Surabaya.
Saat perjalanan pulang, rombongan 7 mobil minibus yang mereka tumpangi tiba-tiba diserang segerombolan orang tak dikenal berpakaian serba hitam dan bercadar yang datang dari gang-gang kampung.
Gerombolan OTK tersebut keluar dari gang-gang kampung dengan membawa batu dan kayu.Mereka mengejar rombongan pesilat Pagar Nusa dan melempari mobil mereka dengan batu dan kayu hingga ke depan Polsek Cerme, Gresik.
Baca juga : Minibus Diserang Orang Tidak Dikenal, Dua Pesilat Dilarikan ke RS
Rombongan Pagar Nusa keluar dari kendaraan dan hendak meminta perlindungan ke Polsek Cerme, namun mereka terus diserang. Akhirnya, rombongan pesilat Pagar Nusar melakukan perlawanan balik dan mengejar kelompok anarkis tersebut. Kericuhan pun terjadi.
"6 orang anggota Pagar Nusa terluka di bagian kepala dan tangan. Mereka sudah dirawat di RSI Benowo Surabaya, yang luka ringan sempat dirawat di Puskesmas Cerme," kata Fuad, ketua rombongan Pagar Nusa saat dikonfirmasi. (fir/han) Editor : Hany Akasah