Sebelum meregang nyawa, korban beraktivitas seperti biasa memperbaiki sound system pelanggannya. Semula tidak ada kejadian yang janggal. Saat menjelang sholat, istri korban sudah mengingatkan suaminya agar menjalan sholat dulu. Namun, hal itu malah tidak dihiraukan.
Korban tetap menjalankan aktivitas, sambil membereskan alat-alat elektronik miliknya. Beberapa saat kemudian, ada teriakan dari korban dan saat itu sudah tergeletak di lantai. Diduga korban tersengat kabel listrik yang terkelupas.
Melihat kejadian itu, istri korban Siti Saibah berteriak minta tolong, kemudian melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT. Selanjutnya, dilakukan upaya pertolongan terhadap korban ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik guna mendapatkan pemeriksaan oleh dokter jaga.
Setelah diperiksa, korban dinyatakan meninggal dunia. Selanjutnya, dilaporkan ke Polsek Panceng. Kemudian petugas mendatangi TKP lalu dimintakan VER ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sekapuk Ujungpangkah.
Kapolsek Panceng AKP Didik Hariyanto membenarkan adanya kejadian ini dan langsung melakukan penyelidikan.
"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Keluarga korban menerima kejadian ini suatu musibah dan takdir," ujarnya, Minggu (16/1).
Ditambahkan Didik mengungkapkan pihak keluarga tidak menuntut kepada pihak siapapun. Hal ini diperkuat dengan surat pernyataan.
"Pihak keluarga korban memohon untuk tidak dilakukan pemeriksaan, atau otopsi dengan membuat surat permohonan untuk tidak dilakukan otopsi," pungkasnya. (yud/rof) Editor : Hany Akasah