Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Lia Istifhama, Sosok Perempuan Penggerak Literasi Ini Raih Penghargaan Radar Surabaya Award 2024

Hany Akasah • Jumat, 12 Juli 2024 | 22:32 WIB
PEREMPUAN HEBAT: Meski sudah disibukkan dengan berbagai aktivitas, Dr Lia Istifhama, M.E.I tetap menyupport generasi muda untuk giat berliterasi.
PEREMPUAN HEBAT: Meski sudah disibukkan dengan berbagai aktivitas, Dr Lia Istifhama, M.E.I tetap menyupport generasi muda untuk giat berliterasi.

RADAR GRESIK -Bagi Dr. Lia Istifhama, M.E.I, menulis menjadi bagian dari hidupnya. Tak heran,  hampir setiap hari tulisannya mejeng di berbagai media massa baik cetak maupun elektronik.

“Perempuan, apapun posisinya, baik seorang ibu rumah tangga maupun ibu pekerja, sama-sama mengemban tugas menjadi pondasi keilmuan. Maka saya punya prinsiip dengan keilmuan dan sharing pengalaman melalui dunia literasi bisa bersama-sama meraih masa depan yang cemerlang,” kata Lia Istifhama.

Selama ini, Lia Istifhama  aktif sebagai penulis lepas di media massa. Diantaranya artikelnya adalah ‘SENI’ Berpolitik Secara Holistik’ (2021) , ‘Penguatan ‘ILMU’ Anak Dalam Era Digitalisasi’ (2021) , ‘Pondasi Spirit ‘CINTA’ Dalam Pendidikan Anak’ (2021) , ‘Kepemimpinan dalam Pengejawantahan Karakter ‘PEREMPUAN’ (2021) , ‘Pemuda Ber-Spirit SANTRI Di Era Digitalisasi’ (2021) , ‘Nahdlatul Ulama dan Pondasi Spirit Kebangsaan’ (2022) , dan ‘Bangun Peran Tanpa Jabatan’ (2022) . selain itu, ia menyempatkan menulis buku.

Diantaranya,  Before After Tsunami Aceh: Trilogi dan Tragedi, 2005, Mengembangkan Kapasitas Guru Dengan Media Pembelajaran ICT, 2020, Praktek Hukum dan Penguatan Strategi Modal Sosial Sebagai Peningkatan Kewirausaan Pedagang Pasar Soponyono, 2019, Resiliensi Korban Pelecehan Seksual: Sudut Pandang Sosial Dan Ekonomi Islam, 2019,

Dr. Lia Istifhama, M.E.I,
Dr. Lia Istifhama, M.E.I,

Hikmah Ramadlan: Penelusuran Hadis, 2020,  Beda Agama Hidup Rukun (Muhammad Fahmi, M. Fadli Havera, Lia Istifhama), 2020,      Berkisah Tentang Hati, 2022, Pendidikan dalam pandangan Islam (Lailatu Zahro, Lia Istifhama), 2022, Unsur-Unsur pendidikan Islam (Lailatu Zahro, Lia Istifhama), 2023,  Membingkai Pendidikan Bangsa (Lia Istifhama, Lailatu Zahroh), 2023. Judul lainnya yakni Pendidikan Islam dalam Guncangan Post Truth (Dr. Mohammad Arif, M.A., Vika Faiza Rahma, S.Pd., Dr. Lia Istifhama, M.E.I), 2023.

Menurut Lia Istifhama, Buta aksara membuat manusia tidak bisa melihat kebenaran dan keindahan. Buta literasi membuat manusia tidak memiliki kemampuan untuk sejahtera.

“Perkembangan zaman menghantarkan kita pada kemajuan, terutama karena adanya teknologi, tetapi kemajuan itu pula memberikan kepada manusia tantangan baru. Banyak hal berubah, dinamika sosial berubah, kebutuhan berubah dan perubahan itu perlu diiringi oleh kecakapan manusia dalam literas,” kata Lia Istifhama. (han)

Editor : Hany Akasah
#Radar Surabaya Award 2024 #Lia Istifhama #Literasi