RADAR GRESIK – Keberadaan seorang pria dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sekitar area warung makan Jalan Veteran, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik, mengusik kenyamanan warga setempat. Pasalnya, pria tersebut kerap Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) secara sembarangan di fasilitas umum.
Menanggapi aduan warga yang resah, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik bergerak cepat. Petugas Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos berkolaborasi dengan URC Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gresik mendatangi lokasi untuk melakukan penertiban.
Baca Juga: Ngamuk dan Pukul Warga di Perumahan Randuagung, ODGJ Dievakuasi Dinsos Gresik
Sub Koordinator Sub Subkelompok/Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Gresik, Alfi Arifiyanto, membenarkan bahwa laporan masuk pada 1 Oktober 2026 terkait ODGJ yang mangkal di depan pintu masuk Warung Bu Mis.
“Kami mendapat laporan dari warga terkait adanya ODGJ di depan pintu masuk Warung Bu Mis. Yang bersangkutan BAB dan BAK di sembarang tempat, sehingga warga dan pengunjung di sekitar lokasi merasa risih,” kata Alfi.
Sebelum dilaporkan ke pihak berwenang, warga maupun pemilik warung sejatinya sudah berulang kali menegurnya. Namun, yang bersangkutan justru melawan dan menunjukkan reaksi emosional.
Baca Juga: Lima Tahun Merger Pelindo, PT Terminal Teluk Lamong Sabet Dua Penghargaan Nasional Sekaligus
Setelah melakukan koordinasi dengan Ketua RW setempat, petugas berhasil mengidentifikasi identitas pria tersebut. ODGJ tersebut diketahui berinisial AY (49), yang secara administratif tercatat sebagai warga Desa Karangkering, Kecamatan Kebomas, namun sudah lama tak bermukim di kampung halamannya.
Saat diamankan, kondisi fisik AY terpantau dalam keadaan sakit dan memerlukan penanganan medis intensif. Petugas langsung memboyong AY untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan rujukan.
“Karena membutuhkan penanganan lanjutan dan kondisi fisiknya sedang sakit, pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Dr. Moelyono Surabaya guna memperoleh perawatan medis yang layak,” tambah Alfi.
Baca Juga: Gelar Aksi di Kantor Bupati, Ratusan Buruh Gresik Tuntut Kenaikan UMK 2027 Sebesar 10 Persen
Dinsos Gresik menegaskan bahwa penanganan AY tidak berhenti pada tahap evakuasi medis semata. Pekerja sosial (Peksos) dijadwalkan turun ke Desa Karangkering untuk menelusuri keberadaan keluarga serta melakukan asesmen lanjutan demi menentukan langkah rehabilitasi jangka panjang. (jar/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik