Ngamuk dan Pukul Warga di Perumahan Randuagung, ODGJ Dievakuasi Dinsos Gresik

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:58 WIB
BERHASIL : Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Alfi Arianto berhasil mengamankan ODGJ di kawasan perumahan. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
BERHASIL : Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Alfi Arianto berhasil mengamankan ODGJ di kawasan perumahan. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang mengamuk dan bertindak agresif di kawasan Perumahan Bukit Randuagung, Kecamatan Kebomas, Selasa (6/10).

Pekerja Sosial Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Gresik, Alfi Arianto, menjelaskan penanganan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga setempat. Sebelumnya, warga sempat berusaha mengusir ODGJ tersebut, namun hal itu justru memicu emosinya.

Baca Juga: Teknis Pilkades Serentak 2027 di Gresik Masih Mengambang, Pemkab Belum Putuskan Manual atau E-Voting

“Kami mendapat laporan ada ODGJ yang masuk perumahan secara paksa. Sudah diusir, tetapi semakin marah dan sempat memukul warga. Saat kami tiba di lokasi, yang bersangkutan sudah diamankan oleh warga,” ujar Alfi, Selasa (6/10).

Setibanya petugas di lokasi, ODGJ tersebut langsung diamankan untuk proses penanganan. Petugas juga melakukan perekaman data biometrik untuk melacak identitas serta asal-usulnya. Dari hasil identifikasi, diketahui bahwa yang bersangkutan bukan merupakan warga asli Kabupaten Gresik.

“Setelah dievakuasi dari lokasi, ODGJ tersebut langsung dirujuk ke RSUD dr. Soetomo Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis dan rehabilitasi lebih lanjut,” tambahnya.

Baca Juga: Kejar Target PAD, Dishub Gresik Sisir Titik Parkir Baru di Kawasan Kota Baru Driyorejo

Sementara itu, Kepala Dinsos Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, menyampaikan bahwa penanganan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terus digencarkan. Sepanjang Oktober 2026, Dinsos Gresik mencatat telah menangani sebanyak 84 pasien.

Dari total tersebut, 21 pasien dirujuk untuk rehabilitasi di Balai PMKS Sidoarjo, serta masing-masing dua pasien dikirim ke UPT RSBL Kediri dan RSBG Tuban.

Selain rujukan medis dan rehabilitasi, Dinsos Gresik juga memulangkan sejumlah pasien ke daerah asalnya, meliputi enam pasien melalui Dinsos Kota Surabaya, dua pasien ke Sidoarjo, dan tiga pasien ke Jawa Tengah.

Baca Juga: Bayar Sesuai Berat! DLH Gresik Ubah Sistem Retribusi Sampah, Bukan Per KK Lagi

Saat ini, enam pasien lainnya masih menjalani perawatan di shelter Cerme, sementara beberapa pasien lain telah berhasil diserahterimakan kembali kepada pihak keluarga.

“Penanganan dilakukan sesuai kondisi dan asal pasien. Kami berupaya memastikan mereka mendapatkan layanan yang tepat, baik rehabilitasi maupun pemulangan ke keluarga,” pungkas dr. Ummi. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
mengamuk gresik dinsos Randuagung odgj