Dinilai Menyimpang dan Berdiri di Aset Pemkab Gresik, Makam Joko Umbaran di Cerme Dibongkar

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:56 WIB
DIBONGKAR : Petugas satpol pp saat melaukan pembongkaran makam buatan dan Padepokan Joko Umbaran di Dusun Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
DIBONGKAR : Petugas satpol pp saat melaukan pembongkaran makam buatan dan Padepokan Joko Umbaran di Dusun Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Bangunan makam buatan dan Padepokan Joko Umbaran milik Heru Nurcholis di Dusun Jurit, Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, akhirnya dibongkar paksa oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Senin (5/10).

Eksekusi pembongkaran dipimpin langsung oleh Camat Cerme, Umar Hasyim, dengan pengawalan ketat dari personel TNI dan Polri.

Proses penertiban ini turut disaksikan oleh perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, MUI Kecamatan Cerme, Forkopimcam, serta jajaran Pemerintah Desa Cerme Kidul.

Baca Juga: Siap Gelar Santri Fest 2026, MWCNU Cerme Padukan Syiar Keagamaan dan Pemberdayaan Ekonomi

Sebelum pembongkaran dilakukan, Forkopimcam Cerme bersama Satpol PP, MUI, Bagian Hukum, BPPKAD, DMI, Dinas Pertanian, MWC NU, PC Muhammadiyah, hingga LDII sempat menggelar rapat koordinasi di Kantor Kecamatan Cerme.

Rapat tersebut menyepakati eksekusi pembongkaran lantaran bangunan tersebut berdiri tanpa izin di atas tanah aset milik Pemkab Gresik.

Camat Cerme, Umar Hasyim, menegaskan bahwa langkah tegas ini diambil sebagai tindak lanjut atas kajian dan rekomendasi resmi dari MUI Kabupaten Gresik serta disposisi Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, atas surat permohonan penertiban nomor 300/365/437.104/2026.

Baca Juga: Buntut Rekomendasi MUI dan Pelanggaran, Pembuat Makam Joko Umbaran di Cerme Dikabarkan Menghilang

"Alhamdulillah proses pembongkaran berlangsung lancar dan kondusif," ujar Umar, Senin (5/10).

Umar menjelaskan, sebelum tindakan penertiban dilakukan, pihak kecamatan telah berkoordinasi secara intensif dengan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan setempat untuk mengkaji keberadaan makam serta padepokan tersebut.

"MUI Kecamatan Cerme dan MUI Kabupaten Gresik telah memberikan kajian hukum Islam dan merekomendasikan pembongkaran makam Joko Umbaran di Dusun Jurit," terangnya.

Baca Juga: Dinilai Tak Berdasar Sejarah, MUI Gresik Rekomendasikan Pembongkaran Makam Joko Umbaran

Saat proses pembongkaran berlangsung, Heru Nurcholis selaku pemilik padepokan dan pembuat makam fiktif tersebut sudah tidak berada di tempat.

"Yang bersangkutan (Heru Nurcholis) sudah pindah dan meninggalkan area padepokan sebelum eksekusi pembongkaran dilakukan," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
bangunan gresik satpol pp cerme Makam