Tragis! Diduga Cemburu, Perempuan Asal Surabaya Tega Bacok Tunangan Hingga Meninggal

Yudhi Dwi Anggoro • Dipublikasikan Sabtu, 3 Oktober 2026 | 12:59 WIB
OLAH TKP : Petugas kepolisian terlihat melakukan olah TKP di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)
OLAH TKP : Petugas kepolisian terlihat melakukan olah TKP di Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Gresik. (Foto : Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Aksi penganiayaan berujung maut menggegerkan warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik. Seorang perempuan berinisial IRI (22), warga Desa Sememi, Kecamatan Benowo, Kota Surabaya, diamankan pihak kepolisian setelah diduga kuat membacok tunangannya sendiri, MFH (23), hingga tewas di dalam sebuah rumah, Sabtu (3/10/2026) pagi.

Peristiwa berdarah tersebut diperkirakan berlangsung sekitar pukul 08.30 WIB di kawasan permukiman yang berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Benowo, Surabaya.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, mengungkapkan bahwa terungkapnya kasus pembunuhan ini bermula dari panggilan telepon layanan darurat call center kepolisian 110 yang dilakukan oleh terduga pelaku sendiri usai kejadian.

Baca Juga: Viral Video Pengeroyokan Petugas Bank Keliling di Manyar, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

"Berawal dari telepon 110 yang dilakukan oleh pelaku IRI seorang perempuan terhadap korban seorang laki-laki MFH," terang AKP Arif Rahman, Sabtu (3/10/2026).

Menerima sinyal darurat tersebut, jajaran Polsek Menganti bergerak cepat menelusuri titik lokasi penelepon. Setibanya di lokasi kejadian di Desa Randupadangan, petugas menemukan korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan luka sabetan benda tajam yang mengarah kuat pada tindak pidana pembunuhan.

Petugas Polsek Menganti langsung mengamankan terduga pelaku IRI di lokasi kejadian tanpa perlawanan, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi (Inafis) dan Satreskrim Polres Gresik untuk penanganan perkara lebih lanjut.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Laptop Produktivitas Tinggi Terbaik untuk Profesional di Tahun 2026 GRESIK – Presentas

Berdasarkan pemeriksaan awal, motif utama di balik aksi nekat perempuan muda tersebut disinyalir dipicu oleh rasa cemburu.

"Untuk tersangka sudah kami amankan. Untuk motif sementara cemburu," tegas Arif.

Meski demikian, AKP Arif Rahman menambahkan bahwa keterangan tersebut masih merupakan laporan awal. Seluruh penanganan kasus, pendalaman motif, hingga proses hukum selanjutnya resmi dilimpahkan dan ditangani oleh Satreskrim Polres Gresik.

Baca Juga: Ubah Beban Jadi Peluang, SMAN 1 Manyar Jadi Kiblat Sekolah Resik di Kabupaten Gresik

Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Gresik, AKP M. Prasetyo, membenarkan adanya insiden pembunuhan yang melibatkan pasangan kekasih/tunangan tersebut. Hingga Sabtu siang, jajaran penyidik Satreskrim bersama tim Inafis masih intensif melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan barang bukti serta memeriksa saksi-saksi.

"Betul, pihak kami masih melakukan olah TKP di lokasi kejadian," pukas AKP M. Prasetyo.

Saat ini jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna menjalani proses otopsi medis demi kepentingan penyidikan lebih lanjut. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
tunangan cemburu menganti gresik benowo